Planetarium Jakarta, Berwisata Di Dunia Sains Perbintangan

Posted on

Belajar mengenai alam semesta, planet planet serta bintang bintang, memanglah sangat mengasyikkan. Ilmu yang memepalajari permasalahan ini disebut ilmu Astronomi. Era dahulu, peran terutama ilmu ini yaitu untuk “memetakan masa” dalam 1 tahun. Dengan bisa memetakan masa, nenek moyang kita bisa bercocok tanam dengan baik sesuai musimnya.

Planetarium Jakarta
Planetarium Jakarta. Image via: jakartahariini.com

Di jakarta ada sebuah tempat wisata untuk publik, yang memang didedikasikan khusus untuk pariwisata kasus astronomi ini.Palnetarium Jakarta.

Planetarium dan Observatorium Jakarta adalah sarana wisata pendidikan yang menyajikan pertunjukan / peragaan simulasi perbintangan maupun benda-benda langit. Wisatawan diajak mengembara di jagad raya untuk memahami konsepsi tentang alam semesta.

Aktifitas yang diselenggarakan Planetarium dan Observatorium Jakarta yaitu pelayanan publik untuk mewujudkan kepedulian dan partisipasi kepada masyarakat paling utama pelajar/mahasiswa dalam pendidikan, eksklusifnya membantu tingkatkan Ilmu Pengetahuan Astronomi di luar kurikulum sekolah.

Simak juga: liburan ke Sea World Ancol

Pelajar
Pelajar di planetarium Jakarta. Image via: republika.co.id

Planetarium dan Observatorium Jakarta berupaya mewujudkan impian konsep edutainment, sebagai tempat wisata pendidikan sekalian rekreasi agar semakin diminati masyarakat, eksklusifnya para pelajar.

Planetarium Jakarta adalah yaitu satu dari 3 simulasi langit yang berada di Indonesia. Di Planetarium Jakarta, wisatawan diajak mempelajari ilmu astronomi dan perbintangan. Wisatawan tak cuma diajak untuk menjelajahi jagat raya, namun sekalian diajak untuk mengenal beberapa konsep dasar mengenai alam semesta, serta hubungannya dengan kehidupan di planet bumi.

Planetarium Jakarta bukanlah hanya tempat wisata saja, namun juga mengandung nilai pembelajaran yang sangat atas. Terlebih lagi saking kentalnya nilai edukasinya, sekolah sekolah secara biasa mengajak siswanya untuk berkunjung. Baik secara berkelompok ataupun perorangan. Kunjungan dilakukan dalam rangka memenuhi proses pelajaran ilmu IPA Fisika, eksklusifnya bidang astronomi.

gambar dan foto
Gambar dan gambar. Image via: @oohpits

Di planetarium Jakarta ada bermacam pameran barang luar angkasa yang ditampilkan dalam gambar dan gambar. Gambar dan gambar yang dipajang diiringi dengan penjelasan dan data yang lengkap.  Gamabr dan gambar itu terdiri dari gamabr planet, bitang, galaksi, hingga diagram teori penyusunan galaksi. Juga ada ditampilkan gambar dari tokoh-tokoh penemu teori tersebut.

Alamat Planetarium Jakarta

Planetarium dan Observatorium beralamat ia  Pusat Kesenian Jakarta, Halaman Ismail Marsuki. Tepatnya di Jalan. Cikini Raya Nomor. 73 Jakarta 10330

Rute Mengarah Planetarium Jakarta.

Lokasinya yang terletak di pusat kota tentu mempermudah wisatawan yang pingin berhasil berkunjung. Bagi wisatawan yang pingin berhasil mendatangi planetarium jakarta, bisa mengenakan kendaraan individu ataupun kendaran umum.

Bagi pengguna KRL bisa mengenakan kreta baik dari arah Bogor, jakarta kota, ataupun Bekasi. Para wisatawan pengguna KRL bsia turun di Stasiun Kereta Api Cikini. Dari sana melanjutkan ekspedisi dengan mengenakan Metromini Nomor. 17 yang mengarah Pasar Senen. Bis ajuga naik Bajaj. Dari stasiun Cikini ke Planetarium jaraknya sekitar 1 Kilo meter.

Jam Buka Planetarium Jakarta

Operasional dari Planetarium ini dibuka sejak jam 08:00 WIB hingga 15.00 WIB di akhir Minggu. Selagi di hari kerja dibuka jam 15.30 WIB hingga 18.00 WIB.  Jam operasional ini hanya berlaku untuk perorangan. Selagi Senin Planetarium dan Teater Bintang tutup.

Selagi untuk rombongan bisa mendatangi kawasan wisata ini sejak pagi yakni jam 9 pagi hingga 14.30 WIB. Dan untuk Teater Bintang rombongan harus melaksanakan reservasi lebih dulu.

Tiket Masuk Planetarium Jakarta

Untuk masuk ke Planetarium wisatawan berusia dipakai tiket masuk sebesar 12 ribu per orang. Bagi wisatawan kanak-kanak hanya dipakai biaya sebesar 7000 per orang

tiket
Harga Tiket. Image via: poskotanews.com

Untuk para wisatawan pelajar yang datang bersama rombongan dipakai biaya 500 ribu untuk 100 orang. Selagi untuk golongan non pelajar dipakai biaya 1 juta per 100 orang.

Daya Tarik dan Atraksi Planetarium Jakarta

Bermacam atraksi dan pameran didatangkan oleh pengelola Planetarium Jakarta, untuk memberi pengetahuan seputar perbintangan dan benda-benda langit. Semnua atraksi dan pajangan disuguhkand engan cara yang atraktif,  membuat data sains yang baisnaya memebosankan menjadi merasa mengasyikkan untuk diikuti.  Berikut atraksi di Palnetarium Jakarta antara lain:

  1. Teater Bintang

teater_bintang
Teater bintang. Image via: planetarium

Wahana Teater Bintang ini adalah wahana yang paling atas peminatnya di golongan wisatawan. Pada ruang yang luas dengan kursi yang disusun seperti ruang bioskop penonton disuguhkan pertnjukan mengenaibenda langit.

Langit-langit ruang teater yang adalah bagian dalam dari kubah besar gedung Planetarium, dipakai sebagai layar.  Karena itu mengakibatkan kesan yang ditimbulkan benar benar seperti sedang memandang kubah langit.

Di layar kubah tersebut ditampilkan panorama langit malam dengan bermacam kondisi dan suasana. Ada penanyangan mengenai Pembuatan Tata Surya, proses terbentuknya Gerhana Matahari dan serta gerhana bulan Bulan. Ada juga penanyan soal Riwayat Hidup Bintang, dan tata surya. Data mengenai bermacam barang langit seperti galaksi, bintang, planet, dan bulan disuguhkan dengan sangat apik sepanjang sekitar 60 menit.

teater bintang 2
Teater bintang. Image via: busbluestar.co.id

Untuk penonton perorangan hanya dibuka pada akhir minggu saja dengan 2 kali jadwal yakni jam 10 pagi dan 2 siang. Sebaliknya untuk hari-hari biasa (selasa-jumat) pemutaran teater hanya dilakukan untuk kunjungan kelompok, dengan reservasi terlebh dahulu.

  1. Teleskop Observatorium

Seperti rata-rata observatorium di seluruh dunia, planetarium Jakarta juga memilki teleskop yang terpasang di atapnya. Teleskop bernilai untuk mengamati barang barang langit.

teleskop asko
Teleskop asko. Image via: kir-fosca.blogspot.com
Di Planetarium Jakarta terdapat beberapa kategori Teleskop. Ada Teleskop ASKO yakni teleskop Reflektor yang mengenakan kaca dengan diameter 31 centimeter. Teleskop inilah yang biasa dipakai untuk studi tercantum penentuan hari raya idul fitri. Ada juga Teleskop Takahashi yang adalah teleskop kategori reflektor Newtonian dengan diameter 16 centimeter. Di sisi lain, ada Teleskop Coude yang adalah teleskop kategori reflektor dengan diamater 15 centimeter dan mengenakan lensa.
Teleskop Coude
Teleskop Coude. Imkage via: kir-fosca.blogspot.com

Tidak hanya 3 kategori teleskop itu, masih ada sekitar 10 teleskop lain berbentuk teleskop portabel yang bisa dibongkar pasang. Teleskop kategori ini paling selalu dipakai karena mudah dibawa dan dipindahkan sesuai posisi pengamatan yang di impikan.

Saat ada fenomena astronomi khusus, seperti gerhana dan konjungsi planet, biasanya ruang teleskop dibuka untuk umum. Ini bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan pada dunia astronomi di golongan khalayak umum. Wisatawan bisa ikut memandang fenomena alam tersebut langsung mengenakan teleskop.

teleskop portabel
Pengunaan Teleskop portabeloleh warga saat gerhana bulan. Image via: tribunnews.com

Tidak hanya itu ada juga agenda peneropongan biasa yang biasanya diadakan pada bulan-bulan tertentu. Jadwalnya sendiri boleh dipandang di posisi. Peneropongan ini dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

  1. Ruang Pameran

Bangunan planetarium di Planetarium dan Observatorium Jakarta terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama diperuntukkan sebagai ruang pameran yang mana beraneka peraga disajikan tercantum diorama dan teater kecil untuk menunjukkan film Astronomi guna memberikan wawasan ilmu pengetahuan mengenai barang–barang langit.

ruang pameran
Ruang Pameran. Image via: akurat.co

Gambar-gambar di ruang pameran berbentuk lukisan ataupun gambar. Gamabr ini diambil melalui perlengkapan Astronomi yang berbasis di bumi, ataupun teleskop angkasa, seperti Hubble milik US. Gamabr yang dipajang bisa membantu menjelaskan rupa, corak, bentuk, dan dimensi barang–barang yang mengisi di keluasan Jagad Raya. Ada juga jenis miniatur wahana antariksa. Miniatur Matahari dan planet, perlengkapan simulasi fase Bulan, dll.

Terdapat pula koleksi meteorit yang jatuh di Tambak Watu Pasuruan Jawa Timur tahun 1975.  di halaman rumah Ayah Supinah (Meteorit Tambak Watu).

meteor pasuruan
Meteor Pasuruan. Image via: duliels.blogspot.com

Tidak hanya ruang pameran utama, ada ruang pameran pendukung yang unik berbentuk lorong berisi lukisan Zodiak dan jenis gambar Astronomi berikut penjelasannya.

Tips Berkunjung ke Planetarium Jakarta

Untuk mengoptimalkan kesenangan dan manfaat yang diperoleh dalam mendatangi planetarium Jakarta ini, ada beberapa anjuran yang bisa nativeindonesia.com kasih. Beberapa antara lain yaitu:

  • Datang pagi. Kalau hanya pingin berhasil memandang pameran tentang tata surya bersedia datang jam berapapun (sepanjang itu sebanding sama jam buka Planetarium) tidak kasus. Namun kalau tujuannya yaitu untuk menyaksikan Pertunjukan Teater Bintang, wajib banget datang pagi, untuk mengindari antrianpanjang tiket maupun terlebih lagi kehilangan tiket.
  • Harus jeli. Karena ramainya wisatawan tingkatan kesiweran petugas sangat atas. Ada beebrapa cerita wisatawan mengenai petugas sempat kurang memberikan jumlah tiket saat pembelian tiket dalam jumlah banyak.
  • Jangan gunakan celana pendek. Ruang Pertunjukan Teater Bintang itu amatlah dingin. Dinginnya melebihi studio bioskop.
  • Cari tempat duduk di tengah. Berhubung bentuk layar yaitu kubah dan berada ia tas kepala, maka menyaksikan jadi menengadah. Dengana da di posisi tengah, kita akan leluasa menoleh ke seluruh bagian kubah. Maupun bila cukup cuek, sekalian aja berbaring di bagian depan barisan kursi. Namun inget gunakan alas.

Selamat [email protected]!

Planetarium Jakarta, Berliburan di Dunia Sains Perbintangan

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *