Museum Geologi Bandung, Wisata Bonus Pengetahuan Sains

Posted on

Dari sekian banyak museum yang terdapat di Indonesia, satu dari keseluruhan nya yang tertua merupakan museum geologi bandung. Di tempat ini banyak menaruh fosil sejarah jaman purba dan pengetahuan tentang geologi. Apabila kita kepingin berhasil aktivitas wisata kita bukan cuma senang senang semata, namun juga sekalian menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan, kunjungi museum ini.

Museum Geologi Bandung
Museum Geologi Bandung. Image via: wikipedia

Turis yang berkunjung ke letak ini tak cuma dari Indonesia saja, sebaliknya juga dari manca negeri. Di museum ini terdapat 2 lantai yang setiap lantainya menaruh barang ataupun pengetahuan yang berbeda.

Alamat Museum Geologi Bandung

Museum Geologi bandung berlokasi di Jalan. Diponegoro Nomor.57, Citarum, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat

Rute Mengarah Museum Geologi Bandung

Rute mengarah Museum Geologi Bandung dari Jalan tol, gerbang ke luar terdekat merupakan melalui gerbang tol Pasteur.

Sehabis keluar Pintu tol Pasteur, akan melewati lampu stopan perempatan  Gunungbatu-Surya Sumantri-Pasteur, di perempatan ini kita jalan lurus. Tidak seberapa jauh akan ada petunjuk jalan ke jalan layang Pasopati, Seleksi ke jalan layang Pasopati adalah di lajur kanan.

Merambah ke jalan layang Pasopati, jalan lurus sampai ke ujung jalan layang Pasopati, adalah sampai ke jalan Surapati. Begitu habis jalan layang Pasopati, akan nampak lapangan Gasibu di sebelah kanan dan Gedung Sate di sebelah kanannya. Ambil lajur kanan untuk sesudah itu belok kanan di lampu stopan ujung lebar Gasibu masuk ke jalan Sentot Alibasyah.

Lekas ambil lajur kiri, karena di depan mesti belok kiri masuk ke Jalan. Dipenogoro. Seusai di Jalan. Dipenogoro, tinggal mencari nomor 57, ada di sebelah kiri tidak sampai 1 KM dari Jalan. Sentot Alibasyah tadi.

Koleksi museum
Koleksi Museum. Image via: idetrips.com

Jam Buka Museum Geologi Bandung

Senin-Kamis jam 09.00-15.30. Sabtu-minggu Jam 09.00 WIB – 13.30 WIB

Tiket Masuk Museum Geologi

tiket
Tiket. Image via: tripadvisor

Harga Tiket: Rp2.000 – Rp3.000

Sarana Museum Geologi Bandung

Untuk mendukung aktifitas museum baiks ebagai tempat wisata maupuns ebagai tempat menyebarkan “virus geologi” kepada khalayak umu, museum dilengkapi sarana pendukung yang cukup mencukupi.

Beberapa sarana itu kaan coba kita bicarakan pada peluang ini.

1. Masjid

Museum Geologi mengadakan masjid yang tampak di sekitar Museum Geologi. Masjid ni berdimensi cukup lebar, dnegan daya tampung mencapai 700 orang.

2. Auditorium

Auditorium
Auditorium. Image via: ayobandung

Auditorium adalah semacam ruang pertemuan, dengan bentuk seperti panggung teater. Dengan bentuk ini bermacam aktifitas mampu dilakukan di Auditorium. Aktifitas yang dilaksanakan di Auditorium merupakan pemutaran film, ceramah, seminar, dan aktifitas yang lain yang berhubungan dengan pendidikan. Kapasitas Auditorium sebanyak 200 orang. Pemutaran film yang berdurasi + 20 menit bisa hadirin miliki selaras dengan jadwal yang telah didefinisikan.

3. Ruang Pembelajaran

Tidak hanya Auditorium ada juga ruang pembelajaran yang bisa hadirin manfaatkan. Aktifitas yang dilaksanakan di ruang pembelajaran merupakan ceramah dan dialog. Kapasitas ruang pembelajaran sebanyak + 40 orang. Pemanfaatan ruang pembelajaran harus ada pemberitahuan sebelumnya (tidak bisa tiba-tiba).

4. Souvernir Shop

Souvernir Shop
Souvernir Shop. Image via: museum.geology.esdm.go.id

Untuk penuhi kebutuhan hadirin akan kenang kenangan, pengelola memiliki sarana souvernir shop. Di souvernir shop hadirin Museum Geologi bisa mendapatkan cinderamata berbentuk buku-buku dan perkakas peraga yang berhubungan dengan ilmu kebumian. Tidak hanya itu hadirin bisa memperoleh kaos, asesoris, gantungan kunci, dan barang geologi yang lain.

5. Poliklinik

Satu dari keseluruhan sarana lain yang dimiliki Museum Geologi merupakan poliklinik. Sarana ini diberikan kepada hadirin yang sakit saat mengadakan kunjungan di Museum Geologi secara free. Sarana poliklinik hanya tersuguh hari Senin sampai dengan Kamis waktu 09.00 sampai dengan 14.00. tenaga yang tersuguh merupakan seorang dokter umum dan paramedis.

6. Toilet

Sarana yang tidak kalah penting merupakan toilet. Toilet cowok mampu menampung 18 orang dalam satu waktu selagi toilet cewek mampu menampung 11 orang. Toilet ini terletak di sekitar ruang peraga lantai satu dan Auditorium.

Posisi Wajib Didatangi di Museum Geologi Bandung

Saat berkunjung ke Museum Geologi Bandung, ada beberapa lokais yang manrik utnuk didatangi. Denagn kunjungan ke letak letak itu, hadirin akanmemeproleh pengetahuan enegnai dunia geologi dalam berbabagai bidangnya. Dalam memperagakan koleksinya, Museum Geologi memiliki 4 Ruang Peragaan dan 1 ruang persiapan/ pemeliharaan.

Ruang Geologi Indonesia

Ruang geologi
Ruang Geologi Indonesia. Image via: museum.geology.esdm.go.id

Rubrik ini terdapat di sayap sebelah barat. Pada ruang ini diperagakan asal mula bumi, struktur dan pergerakan kerak bumi, batuan dan mineral, pelapukan dan erosi, geologi pulau-pulau di Indonesia, gunungapi dan kars. Di ruang Geologi Indonesia juga dilengkapi dengan video interaktif.

Ruang Sejarah Kehidupan

Rubrik ini terdapat di sayap sebelah Timur, di dalamnya dipecah kedalam 4 sudut peraga (Pra Kambrium dan Paleozoikum, Mesozoikum, Kenozoikum yang terdiri dari Masa Tersier dan Masa Kuarter), 1 sudut dunia fosil untuk memahami peragaan dan data  yang disajikan, terdapat juga data tentang sejarah terbentuknya kota Bandung, aset artefak dan fauna yang hidup di kota Bandung.

Sejarah kehidupan
Sejarah kehidupan. Image via: katalogwisata.com

Ruang Sumber Daya Geologi

Rubrik ini berada di lantai 2 sayap sebelah timur, di dalamnya terdapat 8 sudut peragaan adalah pengenalan Sumber Daya Geologi, Mineral Logam, Mineral Non Logam, Batu Mulia, Minyak dan Gas Bumi, Batubara, Panasbumi dan Sumber Daya Air.

Ruang Manfaat Dan Bencana Geologi

Rubrik ini terdapat dilantai 2 sayap sebelah barat, di dalam rubrik ini disajikan Info tentang pemanfaatan sumber daya geologi dari jaman ke jaman yang diawali dari jaman pra sejarah, jaman sejarah dan jaman modern, serta data tentang bencana geologi (Gempabumi, Gunungapi, Tanah Longsor dan Tsunami).

Ruang Dokumentasi Koleksi

Ruang-Dokumentasi
Ruang Dokumentasi dan Persiapan. Image via: museum.geology.esdm.go.id

Museum Geologi memiliki banyak koleksi, baik mineral, batuan, fosil dan artefak. Untuk itu di perlukan tempat penyimpanan koleksi-koleksi tersebut. Di ruang dokumentasi inilah koleksi-koleksi tersebut ditaruh dengan baik.
Koleksi yang tersimpan di sini terdiri atas koleksi dari jaman Belanda hingga koleksi hasil riset para ahli sekarang.

Ruang Dokumentasi tak cuma dipergunakan untuk menaruh koleksi, namun juga untuk mengaplikasikan aktifitas preparasi dan restorasi koleksi

Kegiatan Wisata Yang Bisa Dilakukan di Museum Geologi Bandung

Di Museum Geologi ini kita juga bisa mengaplikasikan bermacam kegiatan menarik.  Jadi tidak cuma melihat-lihat koleksi. Beberapa kegiatan tersebut antara lain:

Belajar Geologi

Pelajar
Belajar Geologi. Image via: jawapos.com

Satu dari keseluruhan fungsi utama museum merupakan mengadakan sarana pembelajaran murah meriah spesialnya tentang ilmu geologi. Inilah yang mengakibatkan mengapa sebagian besar pengunjungnya merupakan pelajar.

Di sini mereka mampu menatap dan mempelajari jenis-jenis batuan dan mineral, proses pembentukannya hingga pemanfaatan yang biasa dilakukan, kebencanaan dan lain-lain.

Night At The Museum

Judul bagian ini mengingtakan pada film comedy horor Hollyowood yang seru itu. Besar mungkin saja aktifitas ini diilhami dari film tersebut, walaupun tentu saja tanpa ada peristiwa koleksi fosil dinosaurus yang tiba tiba hidup dan berlari.

Pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015, utnuk peringatan Hari Pertambangan dan Tenaga Nasional. Namun menatap antusiame hadirin yang agung, diteruskan dikerjakan dengan cara teratur setiap bulannya. Jadwalnya diumumkan melalui twitter resmi Museum Geologi Bandung, adalah: @geomuzee.

Dalam aktifitas Night At The Museum, hadirin  diajak merasakan sensasi malam di museum seperti pada film yang disebutkan di atas. Apalagi di sini juga tersimpan rangka dinosaurus besar.

Museum 3D

museum 3D
Museum 3D. Image via: convex.mapcomm.co.id

Rubrik museum 3D ini berada di ujung barat museum dimana di sini kita mampu menatap rentetan gambar 3 dimensi berjudul prasejarah.

Wisatawan senang dengan sarana ini karena mereka bisa mempelajari kehidupan masa lampau dengan lebih nyata. Wisatawan juga mampu difoto photo yang hasilnya bisa dicetak langsung sebagai souvenir.

Wisata Kuliner

Sehabis letih keliling-keliling mneikmati berbbagai pajangan di Museum, hadirin  bisa menikmati bermacam  hidangan ringan di zona food bazaar. Ada bermacam kemilan yang dijual di beberapa tenda berjajar yang bisa dimakan di sana atau dibawa berbalik

Penggalian Fosil

Aktifitas simulasi penggalin fosil ditujukan untuk mengenalkan proses penggalian fosil dan cara mengaplikasikan rekontruksinya kepada kanak-kanak. Dalam aktifitas ini peserta diharuskan untuk menggali beberapa replika fosil yang tersembunyi dalam sebuah kolam pasir.

Sehabis fosil-fosil tersebut ditemui, sesudah itu mereka diajari untuk merekontruksinya akibatnya menyamai fauna tertentu. Tentu saja, ini sangat menarik bagi kanak-kanak. Tidak hanya bermain-main, juga faktor edukatifnya sangat kental.  Mereka diajari untuk kreatif dan teliti.

Halaman Batu

Taman batu
Halaman batu. Image via: scout.id

Halaman Batu adalah puluhan batu yang dikelompokan berdasarkan jenisnya. Batu-batu tersebut juga dilengkapi dengan nama dan letak penemuannya. Seperti batu marmer dari Sukabumi, batu sabak dari Banten, batu gamping dari Klaten, dan sebagainya

Melihat Fosil Dinosaurus

Pajangan yang paling menarik di sini merupakan adanya beberapa fosil dinosaurus seperti gajah purba (stagadon), mamut dan T-Rex.

Diambil foto

Seperti rata-rata jalan jalan ke tempat wisata, aktifitas photo photo merupakan kegiatan wajib di letak ini. Diambil foto dengan latar Spot-spot menarik di atas, sesudah itu membagikannya ke sosial media tentu aktivitas yang dilakukkan oleh seluruh anak muda masa ini.

Namun mesti dicermati, kegiatan ini harus dilakukan dengan sewajarnya agar tidak mengusik hadirin yang lain apalgi sampai menghancurkan koleksi museum.

Sejarah Museum Geologi Bandung

sejarah
Ilmuanterkemuka dunia, peserta kesepakatan sains pasifik ke-4. Image via: museum.geology

Keberadaan Museum Geologi erat kaitannya dengan sejarah penyelidikan geologi di Indonesia yang telah diawali sejak 1850-an. Pada saat itu, lembaga yang mengkoordinasikan penyelidikkan geologi merupakan “Dienst van het Mijnwezen”, yang pertama kalinya diresmikan pada 16 Mei 1929. Gedung ini berfungsi sebagai perkantoran yang dilengkapi dengan sarana laboratorium geologi dan museum untuk menaruh dan memperagakan hasil survei geologi.

Pada jaman pemerintahan Belanda (1929-1941), Museum Geologi disebut Geologisch Laboratorium dan adalah unit kerja dari “Dienst van het Mijnwezen” yang berganti nama menjadi “Dienst van den Mijnbouw”. Setelah itu pada jaman pendudukan Jepang (1942-1945). “Dienst van den Mijnbouw” ditukar namanya menjadi “Kogyoo Zimusho” yang sesudah itu berganti nama menjadi “Tisitutyosazyo” dimana Museum Geologi sebagai bagian dari Laboratorium Paleontologi dan Kimia.

Sehabis Indonesia merdeka pada 1945, pengelolaan Museum Geologi berada di bawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG, 1945-1950). Sampai akhirnya pada 2013, berdasarkan Permen ESDM Nomor. 12 Tahun 2013, Museum Geologi menjadi Unit Pelaksana Teknis Museum Geologi (UPT MG), di bawah Badan Geologi, Departemen Tenaga dan Sumberdaya Mineral.

Demikian itu cerita cerita kami soal Museum Geologi Bandung. Sudah saatnya kita galakkan kembali melancong ke museum sebagi satu dari keseluruhan bentuk wisata yang sehat. Sehat dalam artian mengasyikkan dan serta edukatif.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *