Liburan Seru di Pantai Pandansimo Yogyakarta

Posted on

Sepanjang melancong pantai di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, jangan sampai kamu melupakan darmawisata wisata ke yang satu ini: Pandansimo. ini berada di paling barat dari jejeran selatan Jawa memang menawarkan sejuta pesona. Boleh dibilang kalau Pandansimo ini yaitu satu dari keseluruhan pantai di Yogyakarta yang direkomendasikan untuk dikunungi!

ini berada di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul. Lampaunya pada jaman Sultan Hamengkubuwono VIII ini diresmikan menjadi tempat tirakat dan kampung para nelayan. Nama Pandansimo sendiri diseleksi karena di dalamnya terdapat bangunan yang terlihat seperti simo atau harimau, namun dari dekat malah merasa sejuk dengan adanya tanaman pandan.

Yang Bisa Kamu Lakukan di Pandansimo

Menikmati suasana senja di Pantai Pandansimo juga menyenangkan sekali lho! via IG @shagyto
Menikmati atmosfer senja di Pandansimo juga mengasyikkan sekali lho! via IG @shagyto

Di kawasan ini memang kerap dilakukan ritual tradisi oleh penduduk, seperti Labuhan Sedekah Laut, Merti Dusun dan pentas seni budaya. Jadi, tidak hanya menawarkan wisata alam yang indah, wisata ziarah juga bisa ikut kamu saksikan. Jadi tidak hanya main air laut, masih ada beberapa hal yang bisa dilakukan disini.

Menghadap Samudera Hindia di selatan Pulau Jawa, sangat wajar apabila di sini kamu akan melihat ombak besar dan liar. Kehidupan para nelayan penuh kesederhanaan. Aksi mereka terhadap ganasnya ombak akan menjadi atraksi bagi para pelancong karena pada dasarnya ini yaitu kampung nelayan.

ini memang agak unik ketimbang pantai-pantai di Bantul yang ada. Keteduhan pepohonan cemara udang yang berada di beberapa lain, seperti Pantai Samas dan Pantai Goa Cemara memang bisa juga kamu temukan di sini. Namun tidak hanya melihat ombak yang besar dari bawah keteduhan pepohonan, kalian boleh pula belanja ikan langsung dari nelayan, di pasar ikan yang berada di kawasan ini. Untuk apa?

Ternyata kawasan yang sesungguhnya kampung nelayan ini tak cukup hanya mengadakan zona outbond, kolam renang ataupun lapangan sepak bola saja. Letak ini memang disediakan kolam renang, mungkin karena pantainya yang dalam dan curam tak cocok untuk berenang. Namun yang menarik di sini yaitu tersedianya camping ground untuk kamu yang menggemari aktifitas berkemah di alam terbuka. Jelasnya aktifitas seperti ini mendatangkan gairah tertentu.

Kincir Angin – Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang terdapat di dekat Pantai Pandansimo. via IG @rockstartiket
Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang terdapat di dekat Pandansimo. via IG @rockstartiket

Pandansimo ternyata tak hanya gencar menaikkan bagian pariwisata dan pangan saja, namun juga memberdayakan kekokohan alam yakni angin, sebagai pembangkit listrik untuk sarana kehidupan di sana. Maka tak heran jika anda mendapatkan cukup banyak kincir angin, yang menariknya, malah menjadi obyek yang memperindah .

Kincir angin yang diadakan berkat kerjasama Menristek dan Universitas Gajah Mada ini teruji sudah membawa manfaat yang sangat besar bagi penduduk, seperti untuk warung-warung, dan pembuatan es untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan.

Cara Bertolak ke  Pandansimo

Bersedia ke ini dengan kendaraan sendiri? Arahkan kendaraanmu ke Jalan. Bantul. Sampai di Bantul ke selatan sampai perempatan Palbapang. Dari sana belok kanan ke arah bundaran Srandakan. Sebelum sampai Jembatan Sungai Progo, belok ke kiri. Nanti kamu akan berjumpa pertigaan, belok kanan untuk sampai ke posisi .

Liburan di Pantai Pandansimo, Melihat Kampung Nelayan dengan Kincir Angin Pembangkit Listrik. via IG @rettasimson
Liburan di Pandansimo, Menatap Kampung Nelayan dengan Kincir Angin Pembangkit Listrik. via IG @rettasimson

Jikalau kamu pingin berhasil naik kendaraan umum bisa saja. Triknya, dari Halte Giwangan naik bis jurusan Bantul/Srandakan, dan meminta diturunkan di jembatan Sungai Progo. Dari sana, kamu tinggal naik ojek ataupun jalan kaki mengikuti papan penanda arah. Ataupun kalian juga bisa angkat kaki kesini dengan memanfaatkan petunjuk posisi Pandansimo di Google Maps disini.

Tiket untuk masuk ke posisi murah, IDR 2.000 saja per orang. Untuk yang naik kendaraan individu harus membayar IDR 5.000 untuk kendaraan roda 2 (2 orang penumpang), ataupun IDR 10.000 untuk kendaraan roda 4. Liburan ke di Yogyakarta ini tidak begitu mahal bukan?

Tips Wisata Ke  Pandansimo

Agar liburan kalian ke Pandansimo ini lebih mengasyikkan, ada baiknya kalian mencermati sebagian saran penting dibawah ini.

  • Untuk camping, membawa perlengkapan individu mulai dari tenda, obat-obatan, sabun, pakaian, santapan dan minuman yang cukup, dan sebagainya, tercantum kondisi tubuh harus bugar.
  • Pantau cuaca terlebih dulu sebelum memutuskan camping, dan hendaknya konsultasi dengan pengawas/pengelola tentang seluruh hal yang perlu dicermati sepanjang di sana.
  • Manfaatkan ATV (All Terrain Vehicle) untuk bertualang setiap di pinggir yang mengadakan bermacam keunikan ini! Biaya sewa untuk 1 motor Rp5.000, dan untuk mobil Rp10.000.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *