Hidangan Rumahan untuk Ramadhan di Marriot International

Posted on

Menyongsong bulan suci Ramadan, Marriott International mempersembahkan 7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner. Kegiatan makan malam eksklusif ini, menunjukkan hidangan rumahan yang disiapkan oleh 7 orang koki dari hotel Marriott terpilih di Jakarta, inspirasi bagi para tamu yang jauh dari rumah pada Ramadan ini.

“Ide untuk jamuan kegiatan 14 hands Ramadan timbul dengan uraian bahwa jauh dari
orang-orang yang terkasih dan kerasa nostalgia dengan rumah sepanjang Ramadan bukan
adalah hal yang mudah. Kami mau berhasil menggambarkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman yang nyaman bagi para tamu kala mereka menginap ataupun menikmati hidangan bersama kami sepanjang bulan suci ini,” kata Willem Van Emden, Marriott International Regional Director of Food & Beverage APEC, sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (4/4/2019).

“Untuk itu, para chef kami telah membuat hidangan khusus yang dekat dengan hati mereka untuk kegiatan ini,” tambah  Willem Van Emden.

7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner? bersama 7 Chef dari hotel-hotel Marriot International terpilih di Jakarta.Dok. Mariott International 7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner? bersama 7 Chef dari hotel-hotel Marriot International terpilih di Jakarta.

7 orang koki dari 7 hotel di bawah naungan Marriott International, dibantu koki yang ada akan memperkenalkan sajian khas Nusantara untuk hidangan Ramadhan. Uniknya, berberapa dapat gagasan akan masakan dari bunda mereka.

Seperti Sous Chef Seasonal Tastes di The Westin Jakarta, Erwin Hartanto yang membuat
bubur manado. Ia menceritakan dalam petualangan karir kuliner yang banyak dihabiskan di luar negeri, ibunya akan selalu membuatkan Erwin bubur manado saat ia kembali ke kampung halaman.

“Saat seperti ini yang menjadikan aku tahu bahwa aku berada di rumah,” ungkap Erwin.

Ada juga Chef De Cuisine Le Meridien Jakarta, Muhamad Aulia Fariz Charviandy yang memasak celimpungan, lakso, burgo. Kampung halaman mengingatkannya akan jajanan tradisional yang dimakan semasa kecil bersama keluarga.

Menariknya karena rata-rata koki dapat gagasan akan hidangan rumahan, kerasa yang disajikan dalam tiap masakan terbilang otentik. Pemanfaatan resep santapan yang fresh dan bumbu serta rempah yang loyal menjadi karakteristik khas sajian yang dimasak setiap koki.

Kudapna manis yang disajikan dalam acara 7 chefs 14 hands Marriott International.Kompas.com/Silvita Agmasari Kudapna manis yang disajikan dalam kegiatan 7 chefs 14 hands Marriott International.

“Aku memang berencana memperkenalkan kerasa yang dalam, berbeda dengan sajian hotel-hotel pada lazimnya yang kurang merasa. Bagi aku inilah khas santapan Indonesia, rasa-rasa yang berani dan tebal,” kata Koki dari JW Mariott Jakarta, Heri Purnama.

Aneka hidangan khas Nusantara dengan arti yang dalam dari setiap chef ini sanggup dirasakan oleh tamu-tamu yang bersantap sepanjang bulan Ramadan di Marriott International wilayah Jakarta.

Berikut merupakan catatan hidangan lengkap yang tersuguh di 7 hotel Marriott International Jakarta:

1. The Westin Jakarta memperkenalkan Bubur Manado, Tahu Goreng Medan dan Bebek Kalio
oleh Koki Erwin Hartanto

2. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel memperkenalkan Tahu Goreng Kebalik, Ikan
Garang Asem dan Es Timun Blewah oleh Koki Twedi Martatna

3. The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place dengan Tuna Gohu Sambal Tomat Merah, Barramundi Bumbu Haut Merah Dabu Dabu, dan Warm Prune Lapis Legit oleh Koki
Rizky Apriliana

4. The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan dengan Salad Ayam Tandori, Kari Domba Aceh dengan Perkedel Nasi Jeruk, Kue Bugis Mutiara oleh Chef Dena Lesmana

5. The Hermitage, A Tribute Portfolio Hotel, Jakarta dengan Tehu Pedas dengan saus
kacang, Tongseng Sengkel Kambing disajikan dengan nasi dan acar, dan Bubur Kampiun diisi dengan kolak pisang oleh Koki Eka Arti Setiadi

6. Le Meridien Jakarta dengan Celimpungan, Lakso, Burgo; Pindang Ikan Pegagan; Nasi Minyak, dan Srikayo Palembang oleh Koki Muhamad Aulia Fariz Charviandy

7. JW Marriott Jakarta dengan Ebatan, Nasi Campur Rembiga, Brongko Pisang oleh Koki Heri Purnama.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *