Eksplore Kecantikan Pantai Ngalur Wisata Terselubung Di Tulungagung

Posted on

yaitu sebuah tempat pertemuan antara daratan dan lautan yang menyajikan panorama alam eksotis. Bermacam obyek wisata telah dibuka dan banyak tersebar seantero tanah air. Akan namun, yang sudah diketahui luas oleh publik acapkali dipadati hadirin walaupun bukan hari libur. Keadaan ini membuat sebagian masyarakat merasa enggan datang dan lebih memutuskan untuk mencari lain yang lebih sunyi serta tenang.

Karakter seperti itu bisa Anda temukan di wilayah Tulungagung. Satu dari semua kabupaten di Provinsi Jawa Timur ini ternyata punya kemampuan wisata yang mengagumkan dan masih jarang terjamah oleh sahabat. Ngalur namanya.

ini berada di ujung selatan Tulungagung, bersebelahan dengan obyek wisata Sanggar. Jikalau Anda menginginkan atmosfer healing yang damai di , maka cobalah travelling ke Ngalur ini.

Pantai Ngalur
Ngalur. Image via: @kholyfatus_s

Posisi Ngalur

Ngalur beralamat di kawasan pegunungan Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggung Gunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Jaraknya dari pusat kota Tulungagung sendiri sekitar 35 kilometer. Anda harus menempuh waktu kurang lebih 1,5 jam – 2 jam dari pusat kota, karena medan yang ditempuh cukup susah.

Oleh karena itu, para hadirin dianjurkan untuk mengenakan kendaraan individu, paling utama sepeda motor. Jikalau mengenakan mobil mungkin akan kesulitan menghadapi jalanan yang kecil. Transportasi umum pula juga belum tersuguh.

Pantai ngalur 2
bening. Image via: @dimaswsn_

Buat dapat sampai ke titik posisi Ngalur Anda tidak bisa membawa masuk kendaraan individu. Sebaliknya parkir lebih dulu di Sanggar, setelah itu trekking ke Ngalur ataupun jalan kaki.

Traveller yang mau berhasil menghadiri ini harus mempersiapkan diri agar tetap prima, karena perjalanannya cukup memeras tenaga.

3 Rute Mengarah Ngalur

Ada beberapa rute pilihan mengarah Ngalur. Dibawah ini 3 jalur yang bisa Anda lewati baik dari Kabupaten Tulungagung ataupun luar kota :

Dari Kabupaten Tulungagung

Rute pertama yaitu keberangkatan dari Kabupaten Tulungagung. Pertama-tama lajukan kendaraan Anda mengarah Jalan Ki Mangun Sarkoro lebih dulu. Sesudah itu lanjutkan ke Jalan Raya Boyolangu yang menembus ke Jalan Sokolimo Campurjanggrang.

Ikuti jalan sampai Ngepoh. Nantinya Anda akan sampai di Jalan Raya Tulungagung dan teruskan hingga Kalitalun. Dari Kalitalun, arahkan ke Lapangan Jengglungharjo mengarah Sanggar.

Sesampainya di Sanggar Anda harus melanjutkan petualangan dengan berjalan kaki. Anda akan menciptakan 2 cabang jalur. Jalur kanan mengarah ke Patok Gebang lainnya kiri ke Panti Ngalur.

Pilihlah jalur ke kiri dan Anda akan sampai posisi.

Gazebo pantai
Gazebo . Image via: @crysia_windy22

Alternatif Lain dari Kabupaten Tulungagung

Rute selanjutnya masih dari Kabupaten Tulungagung. Hanya saja kali ini alternatif jalannya agak berbeda. Silahkan ikuti petunjuk seperti di atas sampai Lapangan Jengglungharjo dan arahkan kendaraan melintasi dusun Sanggar.

Jalur kedua ini bahwasanya lebih berisiko dibanding jalur pertama. Jadi Anda harus ekstra waspada. Sehabis merambah dusun Sanggar, bertanyalah kepada warga setempat buat mendapat rute yang cocok. Karna ini dilakukan karena sedikitnya petunjuk mengarah Ngalur.

Dari Kediri

Jika Anda memulai keberangkatan dari pusat kota Kediri, petualangan yang akan Anda lalui kurang lebih 2 – 2,5 jam dengan jarak sekitar 66 kilometer. Pertama-tama berjalanlah ke arah selatan mengarah Kabupaten Tulungagung.

Berdasarkan penjelasan dari aplikasi Maps, rute tercepat yaitu melalui Jalan Nasional 22. Teruskan petualangan sampai Tulungagung, setelah itu ikuti arahan seperti pada poin pertama. Lebih baik seleksi rute trekking sesampainya di Sanggar, karena disangka lebih aman.

Daya Tarik Ngalur

Sebagai obyek wisata yang memukau, tentu Ngalur memiliki beberapa daya tarik. Inilah suguhan yang akan didapatkan oleh para hadirin :

Atmosfer Masih Relatif Sunyi dan Lingkungan Bersih

Pantai bersih
bersih. Image via: bwistory.blogspot.com

Sebagian orang merasa kurang nyaman berada di obyek wisata yang dipadati oleh para hadirin. Keadaan ini akan berakibat pada kurang kondusifnya posisi dan membuat orang tersebut tidak bisa menikmati obyek wisata secara maksimal.

Sebaliknya di Ngalur ini condong sunyi, karena belum banyak turis berdatangan. Lebih-lebih di hari kerja (Senin – Jum’at).

Biasanya para hadirin yang mau berhasil berupaya datang ke ini akan mengurungkan niatnya sehabis tahu seperti apa trekkingnya. Tak cuma itu, lingkungan sekitar masih terpelihara kebersihan dan kelestariannya. Secara otomatis, tempat ini sangat cocok sebagai posisi bersantai layaknya individu.

Panorama alam dan Karang Luar biasa

Pantai dan karang
Panorama alam dan karang. Image via: datawisata.com

Daya tarik yang kedua yaitu dilihat dari panorama alam sekitar dan karangnya yang mengesankan. ini memiliki pasir berupa putih terang dengan air laut gradasi dari biru muda hingga biru tua. Sesudah itu di sekelilingnya juga berdiri tebing-tebing kokoh berupa kehijauan.

Lalu masih ada lagi bebatuan karang yang terkumpul menjadi satu dan membuat panorama semakin sempurna.

Sebaliknya ombaknya sendiri cukup ganas, sebanding sama watak selatan. Anda harus mawas diri dan menjauhi kegiatan berbahaya seperti berenang ataupun berselancar, apalagi saat ombak sedang pasang.

Namun seandainya mau berhasil merasakan sensasi air laut, Anda masih bisa bermain-main di tepiannya saja. Tak cuma itu, silahkan coba berjalan di atas bebatuan karang yang sanggup merefleksi kaki. Pilihlah bebatuan yang tidak berlumut agar tidak terpeleset.

Ayunan dan Batang Tanaman Instagramable

Ayunan
Ayunan. Image via: jejakpiknik.com

Bagi Anda yang hobi hunting photo kekinian setiap angkat kaki ke suatu obyek wisata, silahkan abadikan momen-momen khusus di tempat ini. Anda bisa bergaya di ayunan gantung sembari memandangi lautan, ataupun duduk santai di batang tanaman pinggir .

Tak cuma itu, ada lagi satu spot yang mungkin banyak diminati, yakni gubuk kecil dari kayu beratap dedaunan kering. Ambil jepretan-jepretan yang unik dan menarik, lalu janganlah lupa pamerkan di sosial media.

Menikmati Sunrise dan Sunset

Satu lagi kegiatan yang tak pernah ketinggalan untuk disaksikan dari yaitu panorama alam sunrise dan sunset. Anda bisa mengaplikasikan 2 hal itu sekalian di Ngalur. Momen-momen seperti ini akan jarang didapatkan.

Mumpung sudah sampai sini, siapkan kamera andalan untuk menjepret kemolekan karya Tuhan. Dengan begini Anda punya kenangan manis dan mengasyikkan di Ngalur.

Sunset
Sunset Ngalur. Image via: @nindakun

Harga Tiket Masuk Ngalur

Ngalur yaitu obyek wisata yang terbilang ‘baru’ dan masih jarang didatangi tak cuma warga Kabupaten Tulungagung sendiri. Masyarakat sekitar dan pemerintah wilayah juga belum berinisiatif untuk mengelola kawasan , sampai-sampai tidak terdapat yang mengurusnya. Oleh karna itu, sampai sekarang tidak terdapat biaya apapun yang dipakai untuk merambah Ngalur, ataupun free.

Anda bisa bersantai di sini sepuasnya tanpa intervensi sahabat. Namun mungkin saja Anda dipakai biaya parkir kendaraan di Sanggar. Itupun tidak sampai 5 ribu rupiah.

Jam Operasional Ngalur

Kebanyakan obyek wisata tidak memiliki jam operasional secara resmi. Semisal pantai-pantai yang terdapat di Gunung Kidul, Yogyakarta. Kawasan tersebut sudah dikelola dengan baik, namun tidak memiliki peraturan jam buka dan tutup.

Begitu pula dengan Ngalur yang belum dikelola ini. Anda leluasa menghadiri kawasan kapan saja. Namun ada beberapa aspek yang harus dicermati, karena Ngalur tidak seperti yang ada.

Gardu pandang
Gardu pandang. Image via: travelingyuk

Pertama yaitu permasalahan ombak pasang. Ada baiknya para hadirin datang di pagi hari ataupun menjelang sore hari, dimana air laut sedang surut. Saat air laut surut, Anda akan lebih leluasa untuk mengaplikasikan bermacam ragam kegiatan. Lalu yang kedua yaitu akses mengarah . Anda harus melewati jalur yang cukup susah, jadi sebisa mungkin tinggalkan kawasan sebelum memang petang demi keamanan.

Ngalur memang belum memiliki sarana yang mencukupi. Namun karna ini tidak kurangi keelokannya yang bisa menghipnotis para hadirin. Untuk hidangan dan minuman juga hendaknya Anda membawa sendiri. Namun janganlah lupa ambil kembali sampahnya ya.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *