Danau Kelimutu Keunikan Indonesia Yang Diakui Oleh Peneliti Dunia

Posted on

Indonesia memiliki banyak sekali danau. Dimana, ada bermacam rupa fungsi yang tercantum didalamnya. Ada yang terjalin secara alami seperti Danau Toba. Ada juga sebagai danau buatan dengan mutu mumpuni. Biasanya kawasan ini dipakai sebagai tempat photo genic yang kece.

Masih ingat dengan satu dari semua gambar di mata duit Indonesia? Dimana, ada sebuah danau yang menjadi panorama alam di duit 5 ribu rupiah beberapa tahun silam. Ya, gambar di mata duit tersebut yakni Danau Kelimutu ataupun danau 3 corak yang mengesankan. Banyak pengunjung terpesona dengan tempat ini.

DAnau Kelimutu
Danau Kelimutu. Image via: @agatayashinta

Danau Kelimutu

Inilah ia tempat paling eksotis yang terletak di Nusa Tenggara, namanya sudah cukup terkemuka di bermacam penjuru dunia. Memiliki karakteristik khas yang sangat menonjol adalah corak danaunya yang bisa berbeda menjadi 3 corak adalah, merah, biru dan putih.

Dimana ketiga corak ini mempengaruhi besar dengan mikroba serta pula temperatur gas yang ada disekitaran danau.

danau di ketinggian
Danau di ketinggian. @alamsemestaindoo 

Kawasan ini berada di ketinggian kurang lebih 1.639 mdpl. Dengan ketinggian ini, Danau Kelimutu memiliki temperatur yang sangat sejuk dan teduh. Berlama-lama disini memang mengasyikkan. Hanya saja, gas yang dihasilkan dari danau membuat sobat native tidak diizinkan untuk berlama-lama di tempat ini.

Ya, kawasan ini sendiri terbukti punya 3 buah danau yang memiliki nama, serta kedalaman yang berbeda-beda. Ada nama Tiwu Nuwa Muri Kofai dengan kedalam kurang lebih 127 meter memiliki luas 5,5 ha dengan corak hijau lumut.

Sesudah itu, Tiwu Ata Polo dengan kedalaman kurang lebih 64 meter, memiliki luas kurang lebih 4,5 ha dengan corak hijau. Ya, bagian dari danau ini selalu kali berubah-ubah rupanya.  Adalah satu dari semua sumber mata air sungai Ria Mbuli yang terletak di Gunung Kelimutu. Dan, terakhir yakni Tiwu Ata Mbupu dengan kedalaman kurang lebih 67 meter memiliki luas 4 ha.

3 danau
3 danau yang berbeda tukar corak. Image via: voxntt.com

Gunung Kelimutu sendiri terakhir meletus pada tahun 1968. Dimana, pergantian corak danau ini sendiri terjalin pertama kali pada tahun 1886. Sesudah letusan yang cukup dahsyat, terjalin di Gunung kelimutu.

Mitos dan Sejarah

Namanya juga warga Indonesia yang dahulunya terdiri dari kerajaan-kerajaan yang masih menjunjung mulia budaya berbentuk misteri serta pula mitos. Seperti halnya danau kelimutu yang secara ilmu sudah bisa dibuktikan mengapa danau ini berubah-rubah rupanya. Tetap saja, ada misteri yang berkembang dan di percaya sampai waktu sekarang oleh warga sekitar.

Nama kelimutu sendiri diambil dari 2 nama yang berbeda. Pertama yakni keli yang maksudnya yakni gunung. setelah itu, Mutu yang maksudnya yakni mendidih. Jadi, seandainya kedua kata ini digabungkan tentu bakal menjadi gunung yang mendidih.

Anjungan pandang
Anjungan pandang. Image via: tempatwisataseru.com

Sebelum mengarah ke misterinya, mari kita simak dahulu sejarah dari kawasan ini. Dimana, penemu dari danau kelimutu yakni warga belanda bernama Van Such Telen pada tahun 1915. Sesudah itu, seorang seniman bernama Y. Bournan melukis dan menuliskan tentang danau ini pada tahun 1929. Akibatnya, semua orang yang penasaran.

Mereka pula berbondong-bondong datang mendatangi danau ini. menatap serta melihat sendiri keelokan dan pesona di flores. Selain para penikmat alam saja yang datang. para ilmuwan pula juga datang untuk meriset fenomena alam yang pada waktu itu, hanya terjalin di kawasan ini saja.

Akibatnya pada bertepatan pada  26 Februari 1992. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan konservasi alam nasional. Ya, sebelum hadirnya para ilmuwan untuk meriset fenomena terbentuknya pergantian corak. Sudah berkembang beberapa cerita-cerita menarik yang ditingkatkan oleh warga sekitar, sampai-sampai memunculkan sebuah legenda.

kerbau dan bnagau
Kerbau dan burung kuntul di persawahan sekitar danau. Image via: tempo.co

Konon katanya di Gunung Kelimutu tinggallah konde ratu dengan rakyat-rakyatnya. Dari rakyatnya inilah ada 2 orang yang memiliki kekokohan adalah Ata Polo. Ia yakni seorang penyihir yang jahat dan sukanya membuat manusia mengidap. Ada juga, Ata Bupu, dimana penyihir ini selalu mencegah hal-hal jahat yang selalu di buat oleh Ata Polo.

Cerita bermula saat anak kalau memohon tolong kepada Ata Bupu untuk melindunginya. Permintaan tersebut disetujui dengan ketentuan agar kedua anak kalau tersebut tidak keluar ladang, lantaran, cemas kalau keduanya ini akan dimangsa oleh Ata Polo.

Ketakutan Ata Bupu ini pula menjadi kenyataan. Dimana, saat Ata Polo berkunjung, ia mencium aroma anak kalau dan mau berhasil menyantapnya. Namun, Ata Bupu berupaya untuk mengukur waktu dan memohon Ata Polo tidak memangsanya sekarang, kebalikannya saat mereka berumur nanti.

Pere Konde
Pere Konde. Gerbang roh ke danau 3 corak. Image via: tempo.co

Sesudah berumur, Ata Bupu pula berlari untuk menyelamatkan kedua anak kalau. Dengan kabur ke perut bumi. Begitu pula dengan Ata Polo dan kedua anak kalau tersebut. Saat ke perut bumi, Ata Bupu menghasilkan air berwana hijau, Ata polo menghasilkan air berupa merah. Sedangkan, kedua anak kalau tadi menghasilkan air berwana hijau.

Dari ketiga corak ini dinilai menjadi sebagai tanda-tanda. Jika berupa merah, penduduk sekitar percaya akan ada bahaya yang terjalin. Jikalau, sudah begini warga sekitar danau kelimutu akan mengadakan kegiatan ritual untuk mencegah bencana yang akan terjalin.

Begitu pula dengan LIPI yang menjadikan corak danau ini sebagai petunjuk aktiftas vulkanis Gunung kelimutu. Mengingat, Gunung ini masih memiliki status aktif.

Alamat Letak

Danau Kelimutu terletak di Gunung Kelimutu yang beralamatkan di Desa Woloara, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tempat yang selalu dijadikan sebagai tujuan utama jika berkunjung ke kawasan ini.

sunrise
Sunrise Danau Kelimutu. Image via: @dendytriadi

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk untuk menikmati objek wisata ini yakni 150 ribu hingga 225 ribu untuk pengunjung mancanegara. Ya untuk sobat native hanya perlu membayar 5 ribu hingga 7.500 rupiah saja. Harga yang bahwasanya dikeluhkan oleh pengunjung mancanegara ini karena, begitu mahal.

Cara ke Danau Kelimutu

Gerbang utama mengarah ke kawasan ini yakni Labuan Bajo. Oleh karna demikian, sobat native bisa memakai pesawat mengarah ke Labuan Bajo. Maupun memakai jalur darat yang ada. Ya, sehabis sampai di Labuan Bajo, sobat native bisa menyewa mobil.

Sebenanrnya, masih bisa memakai angkutan umum mengarah ke tempat ini. Sayangnya, angkutan umum disini, masih sangat sedikit. Akibatnya, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai di temat tujuan. Darmawisata dari Labuan bajo ke ende cukup jauh kurang lebih memakan waktu 9 jam. Jadi, sobat native harus sungguh-sungguh mempersiapkan wujud yang prima.

dagang kopi
Beli Kopi hangat di dinginnya danau. Image via: @dendytriadi

Jalur lain yang bisa di tempuh sobat native melalui jalur udara, adalah mengarah kupang lebih dulu, setelah itu melanjutkan ekspedisi mengarah ke ende. Waktu tempuh ekspedisi dari ende ke danau kelimutu hanya 4 jam saja. waktu yang cukup singkat. Namun, membutuhkan biaya yang tidak sedikit pula.

Indonesia memang negeri yang indah. Gunung yang menjulang mulia sanggup memperkenalkan pesona nan abadi. Keelokan Danau Kelimutu yakni bukti bahwa negeri ini memiliki pesona yang eksotis. Tidak kalah dengan negeri lain. Jadi, masih ingin berangkat ke luar negeri kalau di Indonesia punya surga nan elok seperti ini?
Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *