Coban Rondo Keindahan Alami Di Kaki Gunung Kawi

Posted on

Mendengar nama kota Malang, pasti angan kita akan berangkat ke suatu tempat yang saat ini bukan lagi bagian dari kawasan ini. Kota Batulah tempatnya, dimana kawasan ini memiliki segudang kemolekan yang tidak boleh untuk dilewatkan sedikit juga. Muncul dengan bermacam rupa pesona wisata yang tidak akan pernah terlupakan.

Satu dari semua kemolekan Batu bukan saja bisa longok dari kemampuan wisata buatannya. Kebalikannya dari alamnya yang dingin nan sejuk. Sepert halnya coban rondo yang memiliki kemolekan elok nan bagus. Tempatnya memang sedikit tersebunyi dengan jalan berliku. Namun, sehabis sampai di titik ini memang laur biasa indahnya.

Coban-Rondo
Coban Rondo. Image via: @dswulandari_

Coban Rondo

Mengarah ke titik posisi memang tidak begitu tidak mudah. Karena, berjalan sebentar saja dari zona parkir, sobat wisatawan sudah sampai di tempat dengan tebing nan luas dan air yang terjun dari ketinggian 84 meter.

Derasnya debit air membuat angin begitu kencang apabila mendekat ke air terjun. Berada di ketinggian 1.135 mdpl membuat Coban Rondo memiliki temperatur dan nuansa epik. Sangat sejuk, teduh dan bikin hati merasa sangat damai. Apalagi, aliran airnya yang cukup tenang dan sangat jernih menambah decak kagum terhadap tempat ini.

coban rondo 2
Coban Rondo setinggi 84 meter. Image via: wartakota.tribunnews.com

Asal dari air terjun ini dari mata air Cemoro Dudo yang lokasinya tidak jauh dari kawasan ini. Dimana terletak di lereng Gunung Kawi. Punya debit air yang berbeda. Jika masa kemarau kurang lebih 90 liter per detik. Dan masa penghujan sebesar 150 liter per detik.

Legenda

Ada cerita menarik dari kawasan ini yang ternyata memiliki arti khusus. Ya, dalam bahasa jawa rondo maksudnya yakni janda. Dimana, asal mula dari air terjun ini berawal dari cerita percintaan pendamping pengantin baru, yang bernama dewi anjarwati yang hidupnya sekitar gunung kawi dan Raden Baron Kusumo yang berasal dari gunung anjasmoro

Saat umur perkawinan mereka pas 36 hari, Dewi Anjarwati juga mengajak suaminya untuk berangkat ke gunung Anjasmoro tempat mertuanya. Ya, menurut adat jawa timbul sebuah keyakinan apabila, umur segitu dilarang untuk berpegian jauh lebih dulu. Larangan ini juga juga sudah disampaikan oleh kedua orang tua mereka yang sayangnya tidak didengarkan.

legenda
Legenda Coban Roro. Image via: travel.detik.com

Di ekspedisi mereka berdua ketemu dengan joko lelono. Ya, orang ini juga menyenangi Dewi Anjarwati. Akibatnya raden baron kusumo menyuruh anak buahnya untuk menyembunyikan dewi anjarwati ke tempat yang aman. Ya, pada saat itu tempat amannya yakni sebuah curug maupun air terjun.

Kedua lelaki ini juga bertarung dan akhirnya berdampingan tewas. Akibatnya dewi anjawati yang menunggu di coban menjadi janda. Akibatnya, nama dari air terjun ini disebut dengan Coban Rondo akibat dewi anjarwati.

Misteri dan Mitos

Bukan Indonesia namanya apabila tidak tampil dengan bermacam rupa misteri dan mitos. Satu dari semua yang selalu dilihat yakni penampakan Dewi Anjarwati yang konon katanya selalu keluar di malam-malam tertentu dengan suara tangisannya.

Tangisan ini akibat dari kepastian yang tidak juga kunjung hadir dari si pangeran hati.

ramai ramai dengan gang
Ramai ramai bersama gang. Image via: tempatwisataindonesia.id

Ya, mitos yang berkembang di kawasan ini yakni siapa saja sepasang pujaan hati yang datang ke tenpat ini. Maka, ikatan mereka tidak akan langgeng. Karena itu disebabkan akibat dewi anjarwati cemburu memandang kelanggengan tersebut.

Uniknya, ada yang percaya hingga sekarang dan ada yang memang mengalami peristiwa ini. namun, ada juga yang belum tumbang.

Wahana Games

Tak cuma bisa menikmati air terjun saja. sobat native bisa memanfaatkan beberapa wahana games yang disediakan di sini. Seperti halnya fun tubing, dimana sobat native bisa menyusuri aliran sungai dari air terjun ini, memakai pelampung dan ban.

fun tubing
Fun tubing. Image via: sportourism.id

Apabila, khawatir bermain games air yang membutuhkan tenaga dan bayangan ini. ada juga games lain yang tidak kalah serunya ialah pantball. Maklum saja, sekitar kawasan coban rondo memang masih ditempati oleh pepohonan yang menjulang tingg, sampai-sampai games paintball ini akan merasa sangat mengasyikkan.

Masih tercantum dalam hutan yang alami, membuat objek wisata ini memiliki bermacam rupa binatang yang bisa dinikmati. Wahana binatang dan kebun yakni pilihan pas bagi sobat native yang mau berhasil memanjakan kanak-kanak dan memperkenalkan mereka kepada alam lebih dalam lagi.

Terakhir yakni wahana yang paling selalu didatangi ialah halaman labirin.  Sobat native akan diajak bertualang setiap mencari jalan di tengah labirin yang dibikin dari semak-semak menjulang agung mendeteksi sebuah tempat yang begitu indah.  Disini ada juga gardu pandang, sampai-sampai kalian yang khawatir nyasar bisa ditunjukan oleh sahabat kalian yang sedang berdiri di atas gardu pandang ini.

labirin
Labirin Coban Rondo. Image via: malangtimes.com

Panorama alam yang disajikan di atas sini memang sangat esoktik. Tidak hanya labirin, sobat native juga bisa potret-potret di zona halaman dekat halaman labirin. Ada bermacam rupa spot kece yang bisa diseleksi dan dipakai sebagai titik jepret. Menarik sekali bukan kawasan satu ini.

Alamat dan Rute ke Letak

Alamat posisi Coban Rondo berada di wilayah pandansari, kecamatan Pujon, kota Batu, Jawa Timur. Mengarah ke tempat ini sesungguhnya cukup mudah. Dimana, sobat native bisa memakai kendaraan individu dan serta kendaraan umum yang dapat menjadi opsi pilihan  apabila kondisi jalanan sudah tidak bisa dilewati lagi. akibat macet yang biasa tampil di hari sabtu dan serta minggu.

Baiklah mari kita membahas lebih dulu untuk mereka yang memakai trasnportasi umum. Dimana, soat native harus masuk lebih dulu di kota Malang. Lebih dianjurkan dengan memakai kereta api. Lantaran transportasi ini sangat ramah untuk turis.

Speda ganda
Sewa Sepeda Tqandem. Image via: kontenit.com

Sesudah itu, lanjutkan ekspedisi dengan memakai angkot dengan kode ADL jurusan halte Landungsari. Sesudah itu, lanjutkan ekspedisi dengan memakai bis dengan tujuan Kediri dan turun di wilayah pujon. Lalu turun di arca sapi yang terletak di depan pintu gerbang,

Lanjutkan kembali ekspedisi mengarah ke Coban Rondo dengan memakai ojek hingga sampai di tempat wisata. Bagi yang memakai kendaraan individu, bisa melewati jalan raya batu hingga ke wilayah Pujon. Sesudah itu temukan beberapa papan petunjuk yang bisa dipakai sebagai pemandu yang sangat baik.

Jarak antara pintu masuk dengan posisi air terjun masih 2 kilometer lagi. dengan jalanan yang cukup tajam dan kecil. Jadi, sobat native harus berwaspada.

atv
Persewaan ATV. Image via: hobbyklayapan

Harga Tiket  Masuk

Agar dapat menikmati objek wisata ini sobat native harus membayar duit sebesar 8 ribu rupiah saja. di tambah dengan duit parkir sebesar 4 ribu rupiah untuk mobil dan 2 ribu rupiah bagi sobat native yang memakai kendaraan bermotor.

Coban Rondo yakni sebuah kawasan wisata di kota batu yang memiliki kesempurnaan. Keindahannya memang tidak bisa diungkapkan dengan perkata. Mendatangi objek wisata ini memang sebuah kewajiban apalagi, bagi sobat native yang mau berhasil melupakan liburan panjang di Malang. Coban Rondo bisa dijadikan sebagai satu dari keseluruhan saran wajib.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *