Aplikasi WhatsHalal Mudahkan Traveller Berburu Makanan Halal di Sekitar

Posted on

Sering ragu dan bimbang menentukan masakan yang akan dimakan pada saat plesiran ke luar negeri, terkait dengan halal ataupun tidaknya kuliner pilihan kamu? Tidak perlu takut, mulai sekarang, berbekal aplikasi WhatsHalal, anda dapat menentukan sajian mana yang boleh dimakan dari sudut pandang agama.

Ya, menentukan masakan saat bepergian ke luar negeri tampaknya perkara tertentu, paling utama untuk mereka yang beragama Islam. Soalnya, ada standar halal yang harus dipadati, baik dalam hal resep, cara pengolahan hingga cara memasak dan penyajiannya.

Untungnya, ada aplikasi baru yang akan membantu traveller Muslim untuk membuat keputusan terkait masakan apa yang bisa dimakan. Aplikasi yang diartikan yakni aplikasi WhatsHalal, yang rencananya akan diluncurkan pada akhir April 2019.

Gimana cara memakai aplikasi ini?

Aplikasi WhatsHalal rencananya akan diluncurkan di Singapore, Malaysia, Indonesia dan Australia. Aplikasi ini nantinya akan memberikan info kepada penggunanya apakah masakan yang akan disantap halal ataupun tidak. Pengguna tinggal melaksanakan pemindaian pada barcode ataupun catatan resep.

“Scanner halal” ini nantinya akan mengidentifikasi apakah produk tertentu halal ataupun tidak, dengan didasarkan pada photo produk, barcode dan catatan resep dasarnya. 3 metode identifikasi ini akan dicocokkan dengan data yang terus diupdate di sewaktu-waktu.

Image credit: WhatsHalal

Cara memakainya, pengguna bisa melaksanakan pengambilan gambar pada masakan yang diartikan, setelahnya setelah itu diverifikasi oleh regu WhatsHalal dengan menatap apakah masakan, ataupun bungkus masakan yang diambil, memiliki sertifikat halal dari MUI-nya Singapore, Malaysia, Australia ataupun juga Indonesia. Jikalau ada sertifikat/logo halal, produk tersebut akan secara otomatis akan diklaim halal untuk disantap.

Jikalau tiada sertifikasi/logo halal pada bungkus, maka resep masakan akan dianalisa. Pengguna nantinya akan diharuskan melaksanakan pemindaian pada resep masakan produk tersebut melalui aplikasi sebelum setelah itu didefinisikan apakah produk tersebut halal ataupun tidak.

Pembuat aplikasi, Azman Ivan Tan dan Salehin Amat Kasim, berharap aplikasi ini tampaknya panduan dan membantu traveller muslim menentukan produk yang disantap halal ataupun tidak. Namun, keduanya menetapkan bahwa aplikasi ini diciptakan tidak untuk mendikte keputusan pengguna.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *