Aktivitas Seru dan Harga Tiket Masuk Monas Terbaru 2019

Posted on

Siapa yang tidak mengenal Jakarta? Kota yang populer dengan gedung-gedung pencakar langitnya yang megah dan mempesona ini adalah kota metropolitan terbesar dan terpadat di Indonesia.

Kota yang dahulunya bernama Batavia ini sekarang identik dengan kemacetan lalu lintas dan polusi. Namun walaupun begitu, jangan salah sangka kalau Bunda Kota Negeri Indonesia ini sedikit sarana tamasya.

Kenyataannya, walaupun terhitung dalam kota yang padat, Jakarta memiliki sejuta keelokan yang tersembunyi di dalam tempat-tempat wisatanya. Kota ini terlebih lagi memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang sudah terkemuka sampai mancanegara, salah satunya ialah Monumen Nasional.

Monument yang biasa diketahui dengan nama ‘Monas’ ini adalah sebuah ikonnya Kota Jakarta. Selain melambangkan kejayaan dan kebesaran Kota Sejuta Mimpi tersebut, tetapi Monas juga boleh jadi satu dari keseluruhan destinasi wajib kunjunganmu saat ke Jakarta.

Memang sudah menjadi hal lumrah kalau turis mampir ke Monas untuk melihat bangunan megah ini secara real. Kerasanya, tidak lengkap kalau tidak datang ke Monas saat sedang di Jakarta. Yup, mau berhasil tahu lebih dalam lagi tentang wisata Monas dan seluk-beluknya yang sangat menarik untuk disimak? Ayo, baca ulasan dibawah ini!

Monas via Tribunnews

Monas via Tribunnews

Posisi dan Rute Darmawisata Mengarah Monas

Monas terletak di tengah kota Jakarta dan memiliki akses yang mudah untuk kesana. Posisi Monas tepatnya ada di Jalan Silang Monas, Kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Rute ekspedisi mengarah objek wisata ini begitu mudah karena lokasinya yang memang berada di tengah kota.

Liburan ke Monas via iNews

Liburan ke Monas via iNews

Buat kalian yang tinggal di Jakarta, jelasnya ada banyak transportasi yang akan membawakan ke Monas tanpa harus memikirkan rute yang akan ditempuh. Namun, kalau kamu berasal dari luar Jakarta kamu akan kebimbangan untuk mendapatkan Monas. Yup, buat kalian yang masih bertanya-tanya dengan rutenya, silahkan simak ulasan dibawah ini agar kamu tidak tersesat ya!

Rute Jalur Udara

Apabila kamu berasal dari luar kota Jakarta, anda dapat memanfaatkan sarana transportasi udara dan transit di Lapangan terbang Halim Perdana Kusuma. Sesudah itu, anda dapat melanjutkan dengan ekspedisi ke wilayah Cawang dengan memanfaatkan transportasi umum.

Sesudah tiba di Cawang, ekspedisi akan dilanjutkan mengarah Cempaka Mas 2 dengan menaiki Busway. Ambil yang jurusan Tanjung Priok akibatnya anda dapat transfer ke Halte Cempaka Timur. Sesampainya disitu, setelah itu naik lagi Busway dengan jurusan Harmoni lalu turun di Halte Gambir 1. Yup, dari sini anda dapat berjalan kaki sedikit mengarah Monas.

Lain lagi kalau kamu transit di Lapangan terbang Soekarno – Hatta. Rute yang kamu mabil haruslah memanfaatkan sarana transportasi Bis Damri dengan jurusan Lapangan terbang mengarah Gambir. Sesudah itu, turunlah di Monas.

Rute Jalur Darat

Apabila kamu memanfaatkan rute jalur darat, anda dapat memanfaatkan mode transportasi kereta api. Rute perjalanannya memang paling mudah dan kilat. Kalian boleh transit di Stasiun Gambir setelah itu dilanjutkan dengan berjalan kaki mengarah Monas.

Namun kalau kamu memanfaatkan mode transportasi Bis, anda dapat turun di Halte Lebak Bulus. Sesudah itu ekspedisi dilanjutkan mengarah Gambir Monas dengan memanfaatkan kendaraan Kopaja 20 dengan jurusan Lebak Bulus – Senen. Mudah, bukan? Tak cuma itu, jalur darat memang pilihan yang pas untuk kamu yang tidak suka ribet dan jelasnya hemat biaya.

Jangan lewati juga: Waterpark – Kolam Renang di Jakarta Terbaik

Daya Tarik dan Sarana Monumen Nasional

Para arsitek Indonesia membangun Tugu Monumen Nasional dengan style artistik bangunan yang cukup unik.  Macam mana tidak, di atas tugu tersebut ialah di Puncak Monas, terdapat tugu api yang seakan tak pernah padam dan secara visual menjadi hal yang paling dominan dari bangunan tersebut.

Api yang terletak di atas Monas tersebut secara filosofi melambangkan semangat pejuang bangsa Indonesia yang tidak pernah surut walaupun banyak rintangan. Karna ini senada dengan tujuan utama didirikannya Tugu Monas, ialah untuk mengenang dan mengabadikan perjuangan Para Pahlawan Revolusi Indonesia.

Bukan hanya itu, Monas juga bisa dijadikan sebagai wahana membangkitkan semangat patriotisme untuk generasi sekarang ataupun di masa yang akan datang.

Tugu ini diresmikan  oleh Presiden Ir. Soekarno pada bertepatan pada 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk masyarakat di bertepatan pada 12 Juli 1975. Saat ini, Monas selain dijadikan sarana bimbingan untuk masyarakat, kebalikannya untuk wisata juga.

Alasannya, lidah api yang ada di atas tugu Monas begitu langka karena dibuat dari perunggu yang dilapisi emas mencapai 50 kilogram. Selain masyarakat Jakarta saja, tamu dari luar Jakarta maupun luar negeri juga bisa menikmati wisata luar biasa ini. Wah luar biasa, bukan?

Tak cuma sejarah panjangnya, Monas memiliki daya tarik dengan menawarkan bermacam aktifitas yang boleh anda lakukan untuk mengindari kerasa bosan dan jenuh saat berada disitu. Beberapa antara lain ialah :

Piknik dan Menikmati Halaman Monas

Rekreasi dan Menikmati Taman Monas via Moeslimchoice

Piknik dan Menikmati Halaman Monas via Moeslimchoice

Di Halaman Monas terbentang rerumputan hijau yang terjaga dan bersih akibatnya bisa dijadikan tempat bersantai yang nyaman. Tak cuma itu, ada banyak tanaman yang rindang serta beraneka tipe akibatnya membuat halaman tersebut terlihat asri dan sejuk.

Pada rata-rata, tamu lebih suka menghabiskan waktu di halaman Monumen Nasional pada sore hari sembari menikmati senja di kota Jakarta. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat liburan yang nyaman bersama keluarga ataupun sahabat.

Kegiatan Olah-raga

Olahraga di Monas via Bola

Olah-raga di Monas via Bola

Monas memiliki lahan yang cukup luas akibatnya bisa dijadikan tempat olah-raga bagi para tamu. Lapangan voli ialah satu dari keseluruhan sarana yang ada di halaman disitu. Selain bola voli saja, banyak juga tamu yang melangsungkan berolahraga lari.

Kebanyakan dari mereka melangsungkan lari maraton mengelilingi lapangan Monas. Ada pula tamu yang melangsungkan aktifitas berolahraga yang ada seperti bulu tangkis. Pastinya berolahraga lain juga bisa dilakukan dah sah-sah saja asalkan tidak mengusik tamu yang ada yang bertamasya.

Atraksi Air Mancur Menari

Atraksi Air Mancur Menari di Monas via Kitakita

Atraksi Air Mancur Menari di Monas via Kitakita

Atraksi ini dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu malam untuk umum dan tanpa dipungut biaya apa pula. Dalam sehari, atraksi air mancur menari biasanya hanya ditampilkan sebanyak 2 tahap. Durasi pada setiap sesinya dimainkan kurang lebih sepanjang 20-30 menit dengan waktu tahap pertama diawali waktu 19.30 WIB dan tahap kedua diawali waktu 20.30 WIB.

Dalil menariknya, air mancur Monas baru beroperasi lagi sesudah sebelumnya mengalami kehancuran di tahun 2009 silam. Dalam setiap tahap pertunjukan, air mancur menari juga akan diiringi oleh beberapa lagu nasional ataupun lagu wilayah.

Lagu yang diputar tersebut berbentuk instrumental hasil aransemen dari musisi terkenal Addie MS dengan PT Garuda Indonesia sebagai pemilik hak cipta.

Di setiap gerakan airnya akan disesuaikan dan dipadukan alunan musik akibatnya air kelihatan seperti sedang menari. Selain itu, air mancur menari juga dilengkapi dengan lampu yang berwarna-warni dan tembakan laser yang menjadikan atraksi ini semakin indah dan menarik.

Menatap Rusa

Melihat Rusa via Youtube

Menatap Rusa via Youtube

Aktifitas memandang rusa adalah aktivitas edukatif yang bisa dilakukan sama ayah bunda terhadap anaknya. Aktifitas ini sangat menarik dan perlu di lakukan bagi para tamu lebih-lebih yang membawa kanak-kanak guna untuk mengenalkannya pada hewan rusa.

Kunjungi juga mari: 23 Tempat Wisata Anak di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

Di dalam halaman Monas ada lahan cukup luas yang biasa boleh dibilang kandang rusa. Di sana, tamu juga bisa melihat aktivitas rusa dari luar kandang dan tak jarang rusa-rusa tersebut mendekat ke arah tamu untuk berhubungan.

Yang harus diingat, tamu tidak boleh memberikan masakan sembarangan kepada rusa-rusa guna menjaga kelestariannya.

Mendatangi Museum Sejarah Nasional

Mengunjungi Museum Sejarah Nasional via Kemendikbud

Mendatangi Museum Sejarah Nasional via Kemendikbud

Monas memiliki museum dengan dimensi rubrik 80 × 80 meter yang terletak sekitar 3 meter di bawah permukaan tanah. Museum Sejarah Nasional ini memiliki rubrik yang sangat unik, ialah bilik dan lantainya dilapisi batu marmer.

Museum ini memiliki kapasitas yang bisa menampung sekitar 500 orang tamu. Di dalam ruangannya, terdapat cerita tentang sejarah Indonesia, mulai dari jaman prasejarah sampai masa Orde Baru.

Menatap Panorama alam Bunda Kota

Melihat Pemandangan Ibu Kota

Menatap Panorama alam Bunda Kota

Monumen Nasional juga sediakan wahanauntuk para tamu yang mau berhasil memandang keelokan Bunda Kota Jakarta dari pelataran tugu. Untuk mencapai puncaknya, tamu bisa menaiki lift yang telah disediakan.

Di puncak tugu Monumen Nasional tersebut terdapat beberapa teropong untuk tamu yang tertarik melihat-lihat kota Jakarta lebih dekat.

Akan namun, harap diingat masuknya harus antri dan jangan berebutan karena pelataran Monas ini hanya bisa menampung kurang lebih 50 orang saja. Makanya, antri harus menjadi kebudayaan yang diterapkan oleh semua tamu ya.

Menyewa Sepeda

Menyewa Sepeda via Beritasatu

Menyewa Sepeda via Beritasatu

Karena halaman Monas memiliki zona yang sangat luas buat dapat dijangkau secara totalitas, maka pengelola mengijinkan tamu berkelana memanfaatkan kendaraan. Namun, tamu hanya boleh membawa kendaraan individu sampai batas lahan parkir yang ada.

Dan karena itu, tamu bisa berkelana lapangan Monas dengan memanfaatkan sepeda yang disewakan di dalam zona halaman Monas. Aktifitas ini begitu cocok dilakukan bersama keluarga di sore hari.

Menikmati Seni Rupa

Seni Rupa via Wikipedia

Seni Rupa via Wikipedia

Kira-kira di setiap sudut halaman Monas berdiri dengan kokoh beberapa arca yang mencerminkan sejarah di Indonesia. Contoh arca yang berdiri di sana ialah Meter.H. Thamrin, Pangeran Diponegoro, R.A. Kartini, Chairil Anwar, serta arca Ikada.

Selain itu, ada juga relief timbul yang menggambarkan tentang sejarah Indonesia mulai dari Kerajaan Majapahit sampai pasca kemerdekaan Indonesia. Relief yang dibuat dari semen dan dibentuk menjadi arca menyamai tokoh sejarah Indonesia ini cukup menarik untuk dipelajari.

Menikmati Kuliner dan Aneka Souvenir di Lenggang Jakarta

Menikmati Kuliner dan Aneka Souvenir di Lenggang via Tribunnews

Menikmati Kuliner dan Aneka Souvenir di Lenggang via Tribunnews

Di Lenggang Jakarta menjual bermacam kuliner khas Nusantara yang posisinya tidak jauh dari posisi parkir kendaraan. Buat kalian yang mau berhasil mencicipi masakan khas Jakarta, kamu bisa menikmatinya di sini.

Risalah terkait: 41 Tempat Wisata Kuliner di Jakarta yang Wajib Anda Coba

Untuk menikmati kuliner di sini, kalian mesti membayar memanfaatkan duit elektronik. Selain itu, Lenggang Jakarta juga menawarkan aneka souvenir menarik dengan bermacam ilustrasi Kota Jakarta yang bisa dijadikan buah tangan.

Tak cuma beberapa aktifitas seru, terdapat pula sarana yang disediakan Halaman Monumen Nasional yang bisa dibilang cukup mencukupi. Disitu disediakan toilet bagi penyandang disabilitas, disediakan pula lampu LED sebanyak 400 buah yang dipasang disetiap sudut halaman. Macam mana? Cukup membantu, bukan?

Keelokan-keindahan disitu tak hanya dinikmati pada siang hari saja, kebalikannya juga bisa dinikmati pada malam hari. Monas juga menawarkan kenyamanan dan daya tarik mempesona yang terlebih lagi membuat Monas selalu disebut juga sebagai wisata romantis untuk pendamping.

Harga Tiket Masuk Monas dan Jam Operasionalnya

Apabila kalian tertarik berkunjung ke Monas, kalian pasti penasaran dengan harga tiket masuk Monas. Kalian tak harus bingung, berikut ialah info yang akan membantu kamu mempermudah untuk tahu tarif untuk masuk ke Monas.

Sesungguhnya untuk merambah kawasan Monas tidak dipakai tarif tiket masuk atau free. Namun kalau kamu mau berhasil merambah kawasan tugu Monas, kamu akan dipakai tarif tiket masuk.

Canggihnya, kamu tak harus memanfaatkan duit tunai untuk membayarnya, kebalikannya bisa memanfaatkan tiket elektronik dengan cara membelinya. Kartu elektronik ini dijual dengan harga yang beragam, mulai dari harga 30 ribu rupiah dengan saldo 20 ribu rupiah hingga dengan saldo puluhan ribu rupiah.

Kartu elektronik ini juga selain dipakai untuk masuk ke Monas saja, tetapi bisa dipakai untuk sarana yang ada seperti tiket bis Trans Jakarta. Menarik, bukan?

Untuk harga tiket masuknya sendiri, tamu akan dipakai tarif sebesar 20 ribu rupiah saja bagi orang berusia dan 10 ribu rupiah untuk tamu kanak-kanak. Apabila mau berhasil naik sampai ke pelataran puncak Monas, tamu harus membayar lagi sebesar 7,5 ribu rupiah bagi orang berusia dan 3,5 ribu rupiah bagi kanak-kanak.

Bagi tamu yang mau berhasil dan tertarik untuk memandang dan menikmati indahnya kota Jakarta memanfaatkan teropong, maka tamu harus membeli koin dengan harga 2 ribu rupiah. Sayangnya, karena teropong yang disediakan cuma dikit, jadi tamu harus bergantian dengan tamu yang ada.

Pembelian tiket masuk bisa dilakukan dalam 3 tahap adalah pagi, siang, dan malam. Apabila tamu membeli tiket di pagi hari, maka tamu hanya boleh naik ke tugu Monas di pagi hari itu juga. Begitu pula bagi tamu yang membeli tiket di siang ataupun sore hari. Tamu tidak boleh membeli tiket di pagi hari saat bakal naik ke tugu di sore hari.

Apabila kamu mau berhasil mendatangi Monas, kalian mesti tahu hari dan jam operasionalnya agar kamu tidak mengalami kandas liburan. Tugu Monas tutup di hari Senin dan dibuka pada hari Selasa hingga Minggu. Namun, kalau hari Senin bersamaan dengan hari libur nasional, maka Monas akan dibuka untuk umum.

Untuk masuk ke dalam kawasan Tugu Monas ada 2 tahap waktu untuk boleh anda seleksi, tahap pertama mulai waktu 08.00 – 16.00 WIB dan tahap kedua mulai waktu 19.00 – 22.00 WIB. Pada waktu 16.00 hingga 18.00 waktu indonesia barat (WIB), operasional tugu ditutup selagi untuk ‘mengistirahatkan’ lift yang dipakai oleh tamu.

Apabila kamu hanya mau berhasil menikmati halaman saja, Monumen Nasional dibuka setiap hari dari waktu 07.00 – 24.00 WIB.

****

Yup, demikian ulasan tentang informasi wisata dan harga tiket masuk Monas. Tempat wisata ini jelasnya menjadi destinasi pilihan kamu yang mau berhasil menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dan sahabat terdekat.

Buat kalian yang tertarik dan akan kesana, jangan sampai lupa siapkan kamera untuk mengabadikan momen terpilih bersama keluarga maupun sahabat ditempat mempunyai sejarah ini. Dan jangan sampai lupa untuk mengunggah gambar kamu di media sosial agar pariwisata Indonesia semakin maju di mata dunia. Ayo, lekas kunjungi Monas dan nikmati kenyaman dan keelokan yang ditawarkan. Selamat liburan ya!

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *