Air Terjun Sipiso-Piso Surga Lain Di Tanah Sumatera

Posted on

Sumatera Utara memang terkemuka dengan danau tobanya. Tapi, kawasan ini memiliki sisi lain yang saat ini menjadi daya tarik dari provinsi yang memiliki ibukota di Medan ini. kawasan tersebut seolah-olah sebuah surga yang tersembunyi. Terletak di wilayah kabupaten Karo, menjadikan Sumatera Utara memiliki banyak pilihan kunjungan.

Air Terjun Sipiso-Piso yakni nama dari patahan surga yang diberikan Tuhan untuk tanah Sumatera Utara. Sudah lama sesungguhnya kabupaten karo memang sudah di kenal oleh masyarakat sumatera dan warga singapore yang jaraknya tidak begitu jauh. Sebagai tempat esoktis untuk didatangi.

Air terjun sipiso piso
Air Terjun Sipiso-Piso. Image via: @visit_sumut

Air Terjun Sipiso-Piso

Kemolekan air terjun ini muncul dari tingginya air yang mencapai 120 meter. Terhitung sebagai satu dari keseluruhan air terjun paling tinggi di Indonesia. Apablia, dilihat dari kejauhan derasnya debit air yang turun dari atas ke bawah membuat objek wisata ini kelihatan seperti sebuah pisau. Dalam bahasa batak piso yakni pisau.

Kawasan ini semakin sangat menawan karena, di samping kanan dan kiri air terjun terdapat pepohonan-pepohonan yang berkembang dengan corak hijau. Perpaduan corak inilah yang mempu menyuci mata agar jernih dan siap menghadapai kenyataan yang ada.

air terjun sipiso piso 2
Air terjun Sipiso piso. Image via: winnymarlina

Menikmati objek wisata ini memang mengharuskan sobat native untuk turun kebawah. Ya, pihak pengelola objek wisata ini sudah sangat paham dengan sobat native. Dimana, sudah ada anak tangga yang bisa dipakai. Tapi, siapkan tenaga sobat native untuk menuruni tangga ini.

Karena, tempat ini memiliki 500an anak tangga. Sudah bisa dibayangkan seandainya, menuruni 500 anak tangga sama dengan naik anak tangga dengan jumlah yang sama. Waktu yang di tempuh mencapai kawasan ini kurang lebih 45 menit hingga 1 jam. Tergantung seberapa lama, sobat native mengambil nafas sepanjang darmawisata.

Ya, objek wisata ini juga memiliki gardu pandang yang bisa dinikmati. Uniknya lagi, di gardu pandang, sobat native akan disuguhkan dengan 2 panorama sekalian. Dimana ada air terjun sipiso-piso. Dan danau toba dalam satu haluan mata.

Gardu pandang
Gardu pandang. Image via: @arshira

Maka dari itu, jangan heran jika di hari-hari libur, banyak sekali sobat native yang lebih memutuskan mendatangi gardu pandang ini daripada bersusah payah turun ke bawah. Coba nikmati kawasan ini pada sore hari. Saat senja bakal turun. Indahnya pasti membuat sobat native enggan untuk berkedip.

Tapi, tunggu dulu, walau menghasilkan keringat panorama alam nan elok akan tersaji di depan mata. Paling mengesankan yakni adrenalin yang tersaji dimana, samping kanan dan kiri yakni jurang yang menganga. Menerobos batas ketakutan dalam diri dan bisa mengalahkannya yakni kesenangan khusus.

Jadi, jangan lewati pengalaman menarik ini ya. Janganlah lupa pula untuk membawa hidangan dan minuman. Karena, sepanjang jalan turun mengarah posisi, tiada warung sedikit pula. dianjurkan bagi sobat native untuk tidak turun pada sore hari. Disebabkan, kawasan ini belum ada penerangan sama sekali. Jika naik begitu malam akan sangat membahayakan.

lokasi peristirahatan
Letak istirahat makan dan minum. Image via: @doctorafree   

Saat berada di bawah, sobat native akan di sambut dengan babatuan dari yang besar hingga yang kecil. Panorama alam ini sangat memukau hati. Suasananya memang sangat asri dan bisa membius untuk enggan beranjak berangkat. Suhunya memang sedikit dingin, tapi karena demikianlah kesegaran muncul di tengah kondisi hati yang sedang hening.

Menariknya lagi, kebanyakan sobat native yang turun yakni mereka yang berasal dari mancanegara. Mereka kelihatan membawa senjata lengkap berbentuk kamera dan membidik setiap sudut yang dihasilkan oleh alam kabupaten karo ini.

Waktu terbaik untuk mendatangi kawasan ini yakni masa kemarau. Karena, sobat native akan memandang bertapa jernihnya air terjun ini. ketimbang dengan masa penghujan.

bawah air terjun
Bawah air terjun. Image via: harian.analisadaily.com

Sehabis puas menikmati seluruh sajian yang ada disini, saatnya kembali ke atas dan membeli beberapa oleh-oleh. Warung-warumg yang tersuguh kebanyakan menjual bermacam aksesoris khas karo yang memang selalu menjadi incaran. Harganya pula tidak mahal. kualitasnya pula juga cukup bagus.

Sejarah

Bisa dikatakan sejarah kawasan ini memang panjang sebelum dijumpai dan menjadi objek wisata andalan rakyat sumatera. Dimana, dahulunya kawasan ini hanya semak-semak belukar yang tidak berarti apa pula. tidak banyak yang tahu jika kawasan ini memiliki air terjun secantik ini.

Tidak hanya itu masyarakat sekitar pula percaya mengenai legenda sipiso yang menjadi nama dari air terjun ini. Hanya saja, keberadaan legenda ini masih simpang siur benar maupun tidak. Banyak yang bilang tidak, tapi tak sedikit pula yang mempecanyai. Akibatnya, stori menarik dari kawasan ini pula terlewatkan begitu saja.

ilustrasi-sipiso-simalim
Ilustrasi legenda sipiso simalim. Image via: gobatak.com

Alamat Letak

Letak posisi kawasan ini berada di Tongging, Kecamatan Merk, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jarak yang harus di tempuh dari berastagi yakni 35 kilo meter, jika dari kebanjahe yakni 24 kilo meter. Ada beberapa jalan yang menjadi pilihan sobat native mengarah ke kawasan ini. Bisa mengenakan kendaraan Individu, dan bisa mengenakan kendaraan umum.

Cara Mengarah Ke Air Terjun

Apabila, sobat native memutuskan naik transportasi umum bisa mengawalinya dari kota Medan mengenakan Bis dan turun di Simpang Merk. Setelah itu, lanjutkan darmawisata mengarah ke posisi ini dengan mengenakan becak maupun juga ojek yang tersuguh di sekitar simpang. Waktu tempuh yang diperlukan yakni 3 jam.

Rute kedua yakni melalui berastagi. Bagi yang naik kereta api, silahkan turun di stasun berastagi. Setelah itu, naik angkutan umum mengarah ke simpang merk. Sehabis sampai disini, darmawisata akan sama merupakan mengenakan becak maupun ojek mengarah ke titik posisi. Waktu tempuh yang diperlukan kurang lebih 1 jam. Lebih kilat bukan jika melewati kawasa ini.

Biasanya di stasiun berastagi maupun di lapangan terbang kualanamu medan banyak tour travel yang mengadakan darmawisata mengarah. Ke tempat ini. sobat native hanya perlu membayar 400 ribu hingga 600 ribu rupiah. harga yang tidak begitu mahal sesungguhnya jika sobat native datang lebih dari 4 orang.

Apabila, sobat native naik kendaraan individu. Sobat native bisa beranjak dan singgah sejenak ke perkebunan jeruk yang melintas di sepanjang jalan mengarah ke kawasan ini. sobat native bisa memetik sendiri dan memakannya langsung buah yang dipetik dari kebun ini. Kerasanya pula sangat fresh. Jadi, jangan sampai terlewatkan kawasan ini ya,

Gardu pandang 2
Gardu pandang. Image via: @steven.calvinz

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati kawasan ini sobat native harus merogoh kocek dengan harga 5 ribu rupiah saja. Bagi pengguna kendaraan akan dipakai bea parkir sebesar 5 ribu rupiah untuk motor. Apabila, sobat native membawa mobil tentu bakal dipakai biaya sebesar 10 ribu rupiah. harga yang cukup murah untuk menikmati keelokan kawasan ini.

Air terjun sipiso-piso yakni pesona elok yang memang wajib untuk didatangi apalagi, waktu liburan. Menikmati keelokan kawasan ini memang tidak boleh sendiri. Jadi, janganlah lupa ajak sahabat, saudara, dan keluarga menikmati bermacam berbagai keseruan. Lalu, kapan sobat native akan berkunjung ke tempat ini?

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *