5 Tempat Wisata di Sekitar Jalan Malioboro

Posted on

Yogyakarta beken dengan Jalan Malioboro maupun bisa disebut juga “Jalan Kenangan”. Di sana Anda akan menemui banyak penjual oleh-oleh khas kota bernama lain Ngayogyakarta Hadiningrat ini.

Pada waktu-waktu tertentu, Malioboro sering menyuguhkan beberapa kegiatan menarik, baik bertemakan kebudayaan, ataupun tema lain yang menghibur para pelancong.

Namun, Bila Anda bertandang ke sana, belum lengkap kerasanya kalau tak mendatangi obyek wisata di sekitar kawasan tersebut. Berikut 5 tempat wisata yang bisa Anda kunjungi di dekat Malioboro:

1. Alun-alun Kidul

Bila Anda berjalan di Malioboro sampai ujung ke arah Gedung Bank Indonesia, Anda akan menemui Alun-alun Kidul Yogyakarta.

Di alun-alun tersebut, Anda akan memandang 2 tanaman beringin berdiri kokoh. Keduanya berbarengan dipagari, namun Anda bisa berjalan di antara lain.

Berdasakan mitos yang berkembang, orang yang melewati jalan itu dengan mata tertutup bisa menolak bala. Bila mau berhasil mencobanya, Anda bisa menyewa penutup mata hitam dengan harga Rp 5.000 sekali sewa.

Mobil-mobil berlampu di Alun-Alun Kidul Yogyakarta.SENDY A SAPUTRA Mobil-mobil berlampu di Alun-Alun Kidul Yogyakarta.

Selang disaat malam, terdapat mobil kayuh dan sepeda tandem yang bisa disewa untuk mengelilingi alun-alun. Anda juga bisa mencicipi bermacam jajanan pinggir jalan yang berjejer di pinggir alun-alun.

2. Nol Kilometer Yogyakarta

Sebelum mendatangi Alun-alun Kidul, ada baiknya Anda mundur beberapa meter untuk memandang nol kilometer kota Yogyakarta.

Di sini terdapat gedung Bank BNI dan Bank Indonesia yang menjulang dengan arsitektur kuno. Ada juga Gedung Kantor Pos Indonesia dan Monumen Serbuan 1 Maret, serta bangunan bergaya indie yang lain.

Nol kilometer Jogja sering menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Bila beruntung, Anda bisa melihat pagelaran seni dari jenis komunitas yang terletak di Yogyakarta.

Bila tertarik membeli oleh-oleh, di sini banyak penjual batik yang menjual pakaian khas tersebut dengan harga terjangkau.

3. Tugu Jogja

Monumen Tugu Jogja berada di perempatan Jalan Pangeran,  Jalan Margo Utomo, Jalan Soedirman, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro yang berjarak hanya sekitar 2 kilometer dari Jalan Malioboro.

 

Fragmen Gatotkaca Lahir
Kelompok masyarakat peduli budaya Sorjan menggelar pementasan fragmen berjudul Gatotkaca Lahir di Perempatan Tugu, Yogyakarta, Senin (24/7/2017). Pementasan itu untuk mengingatkan para pemimpin agar memiliki integritas, tegas, dan berkarakter terpuji, seperti Gatotkaca dalam dunia pewayangan.KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Fragmen Gatotkaca Lahir
Kelompok masyarakat hirau budaya Sorjan menggelar pementasan fragmen bertema Gatotkaca Lahir di Perempatan Tugu, Yogyakarta, Senin (24/7/2017). Pementasan itu untuk menegaskan para pemimpin agar memiliki integritas, tegas, dan berkarakter terpuji, seperti Gatotkaca dalam dunia pewayangan.

Tugu yang adalah ikon kota Yogyakarta ini berbentuk silinder yang menguncup ke atas. Selang di bagian bawah, terdapat pagar pembatas yang melingkari bangunan tugu.

Di sini biasanya menjadi tempat diambil foto para wisatawan. Bila Anda tertarik, berfotolah pada malam hari bersama gemerlap kota Yogyakarta yang mempesona.

4. Keraton Jogja

Letak yang begitu banyak sejarah kerajaan ini terletak di antara 2 aliran sungai, ialah Sungai Code dan Sungai Winongo.

Di sini Anda bisa mendatangi beberapa museum yang menaruh beberapa barang kerajaan Yogyakarta. Anda juga bisa memandang koleksi batik, keramik, pakaian adat, dan beberapa barang aset Sri Sultan HB X.

Bila beruntung, Anda juga bisa melihat jenis ritual dan upacara adat budaya jawa yang teratur di gelar. Tak cuma itu, ada juga pagelaran seni yaang bisa disaksikan secara cuma-cuma.

Keraton Jogja buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga 2 siang dengan biaya masuk sebesar Rp 5000 untuk pelancong lokal, dan Rp 15.000 untuk wisatawan mancanegara.

5. Halaman Sari

Cagar budaya sekalian obyek wisata Halaman Sari berada di Jalan. Komplek Halaman Sari yang posisinya sekitar 3 kilometer dari Malioboro.

Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Pelancong berkunjung di permukiman wisata Halaman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan pelancong mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, maupun naik 11,81 persen dibanding dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.

Di sini Anda mampu menikmati indahnya bangunan arsitektur klasik dengan air mancur yang menyembur dari kolam pemandian di bagian tengah bangunan.

Melipir ke sisi bangunan, ada lorong bawah tanah serta pula masjid yang menjadi daya tarik pelancong untuk mengabadikan momen melalui lensa kamera.

Tamu hanya dibanderol Rp 5000 per orang, buka dari jam 8 pagi sampai 4 sore. Untuk mengarah letak, Anda perlu memakai peta online karena posisinya berada di tengah-tengah pemukiman penduduk.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *