5 Oleh-oleh Khas Jakarta yang Paling Dicari

Posted on

Banyak yang bingung, apa sih sedianya oleh-oleh khas Jakarta? Saat kamu berasal dari Jakarta, namun berencana berkunjung ke saudara di luar kota, kamu tentu juga suka bimbang, bersedia dibawain oleh-oleh apa ya?

Ya memang oleh-oleh dari Bunda Kota itu paling tidak mudah dicari. Gak kaya Jogja, yang di setiap sudutnya ada bakpia, maupun tukang gudeg. Juga gak kaya Madiun yang punya banyak toko oleh-oleh menjual brem.

Di Jakarta, untuk membeli oleh-oleh rada tidak mudah. Mungkin karena saking luasnya daerahnya kali ya. Tidak hanya itu pengetahuan kita tentang hidangan khas Jakarta mungkin hanya sebatas kerak telor, ketoprak, dan gado-gado. Kan gak mungkin hidangan itu di membawa untuk oleh-oleh meski bisa-bisa saja sih.

Namun rata-rata, oleh-oleh itu merupakan hidangan ringan yang bisa awet tahan lama. Ya daripada kamu bimbang mikirin apa aja itu, dibawah ini kita kasih referensi oleh-oleh khas Jakarta yang dapat kalian membawa untuk sanak saudara maupun teman-teman di wilayah lain.

1. Oleh-oleh khas Jakarta yang pertama, roti buaya

oleh-oleh khas jakarta
Roti buaya. (Shutterstock)

Eits, tenang dulu, ini bukan roti yang dibikin dari daging buaya. Roti ini roti biasa tetapi memiliki bentuk yang unik seperti buaya. Rata-rata sih hidangan yang satu ini dipakai sebagai seserahan kegiatan lamaran pengantin adat Betawi. Kenapa dijadikan seserahan? Karena masyarakat Betawi percaya bahwa buaya menjadi simbol kesetiaan dan kemapanan.

Tidak hanya itu, menurut sejarawan JJ Rizal seperti dikabarkan dari Okezone, arti roti buaya juga memiliki pesan bahwa masyarakat Jakarta tidak boleh lupa bahwa dahulu mereka tinggal di sekitar bantaran sungai.

Oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini kerasanya tawar atau hambar, karena di dalamnya tidak dikasih varian kerasa apa-apa. Namun, roti ini cukup tahan lama lho, jadi bagus banget buat dibawa sebagai oleh-oleh.

Mencarinya pula juga gak tidak mudah kok, sebagian toko kue yang terdapat di Jakarta menjual roti ini kok. Ukurannya bermacam-macam, ada yang besar, sedang, maupun kecil.

2. Dodol Betawi

oleh-oleh khas jakarta
Seorang pemuda sedang mengaduk adonan dodol Jakarta. (Shutterstock)

Dodol sudah jadi hidangan khas yang banyak ditemui di beberapa wilayah. Yang paling beken sih dodol Garut. Namun ternyata di Jakarta juga ada dodol Betawi. Santapan yang satu ini biasanya akan banyak dibuat dan dijual menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dikabarkan dari Traveloka, dodol Betawi dibikin dari gabungan ketan hitam, ketan putih, dan durian. Jelasnya dengan gabungan gula merah sampai-sampai kerasanya bisa manis. Dodol terkategori hidangan yang tahan lama, jadi sangat cocok untuk dibawa saat mudik, sebagai kudapan orang-orang di kampung.

Untuk mendeteksi hidangan kenyal yang satu ini, anda dapat berangkat ke pusat kebudayaan Betawi di Setu Babakan. Jikalau kamu kepingin berhasil membeli oleh-oleh khas Jakarta ini dalam kemasan yang menarik, bisa membelinya di pusat oleh-oleh Mpok Nini di Kayuringin, Bekasi Selatan. Di sana, mereka menjual dodol Betawi yang sudah dikemas ke dalam kardus yang mudah dibawa kemana-mana, jadi praktis.

3. Kembang goyang

oleh-oleh khas jakarta
Ya ini ia yang dibilang kembang goyang. (Shutterstock)

Oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini juga kerap ditemui menjelang Hari Raya Idul Fitri, namanya kembang goyang. Dikabarkan dari Indonesiakaya, kue yang satu ini tercantum ke dalam jajanan kuno.

Nama kembang goyang diambil karena wujudnya yang menyamai kelopak kembang dan cara buatnya merupakan dengan menggoyang-goyangkan adonan hingga terlepas dari cetakan. Objek dasarnya dibikin dari tepung beras, dengan ditambahkan perasa pandan dan gula agar manis.

4. Kue semprong

oleh-oleh khas jakarta
Enaknya dimakan sembari ngopi. (Shutterstock)

Santapan ringan selanjutnya merupakan kue semprong. Kamu mungkin masih kerap menatap penjual-penjual jalanan menjajakan hidangan ringan yang satu ini. Jajanan ini dibikin dari tepung beras sama seperti kembang goyang.

Namun, usut punya usut, hidangan khas Jakarta yang satu ini ternyata dibawa dari kebudayaan Eropa pada masa dahulu. Wujudnya unik, berbentuk panjang dan bolong ditengahnya seperti pipa. Sangat cocok untuk dimakan bersama dengan teh maupun kopi.

5. Bir pletok

oleh-oleh khas jakarta
Bukan bir yang beralkohol lho. (Shutterstock)

Tenang saja, minuman yang satu ini, bukan seperti bir pada rata-rata yang mengandung alkohol. Namun bir pletok ini malah minuman penyegar andalan warga Jakarta. Saat badanmu pegal-pegal maupun sedang masuk angin, bir pletok kadangkala jadi penyelamat.

Untuk diminum setiap hari juga nyaman kok. Karena khasiatnya yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Kenapa bir yang satu ini bisa begitu besar fungsinya ya? Karena, objek dasar bir ini merupakan bumbu seperti Jahe, daun pandan, dan serai. Paling cocok sih memang diminum saat malam hari untuk menghangatkan badan. Dipastikan jikalau kamu teratur minum ini, peredaran darah jadi bisa dengan mudah!

Kamu gak perlu bingung-bingung mencari oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini. Beli saja secara online telah banyak kok, harganya juga bermacam-macam, sekitar Rp 10.000 sampai Rp 20 ribuan.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *