4 Tips Berwisata ke Soko Langit Wonogiri

Posted on

Kolam renang rooftop ataupun yang tampak di atap sebuah bangunan ataupun gedung memang menjadi primadona. Dari sana, keelokan panorama bisa dinikmati sembari berenang.

Biasanya kolam renang rooftop semacam ini ada di atap hotel-hotel yang menjulang agung di perkotaan. Namun, ternyata ada satu tempat di Wonogiri yang memiliki kolam renang seperti ini, walaupun jauh dari perkotaan.

Kolam renang ini berada di Dusun Nglarangan, Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Jaraknya mengarah Soko Langit dari Kota Wonogiri merupakan sekitar 46 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 1,5 jam.

Kalau kepingin berhasil mendatangi kola renang rooftop di Soko Langit, simak 4 tips dibawah ini:

1. Aktifkan Google Maps dari Pom Bensin Slogohimo

Saat ini kemajuan teknologi menciptakan software indikator arah menjadi semakin mutakhir. Namun bila akan berkunjung ke Soko Langit, akan lebih baik bila mengaktifkan aplikasi indikator arah seperti Google Maps mulai dari Pom Bensin Slogohimo.

Hal itu spesialnya bagi wisatawan yang menempuh petualangan dari Kota Surakarta ataupun Wonogiri. Kalau langsung mengaktifkan Google Maps, ada barangkali malah akan ditunjukan melewati rute yang tidak nyaman, walaupun lebih kilat.

Sedangkan rute paling nyaman untuk mencapai Soko Langit merupakan lebih dulu melaju di jalan utama Wonogiri-Ponorogo sampai Pom Bensin Slogohimo. Barulah dari sini, aplikasi indikator jalan akan menunjukkan rute yang nyaman untuk dilalui sampai tujuan.

2. Datang Pagi Hari di Hari Kerja

Keberadaan kolam renang rooftop di Kabupaten Wonogiri memang menjadi daya tarik wisata. Semua orang yang penasaran dengan kolam renang rooftop di Soko Langit, terlebih sesudah fotonya banyak tersebar di media sosial.

Keindahan Kolam Renang Soko Langit dengan latar belakang Pergunungan Lawu Selatan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Keelokan Kolam Renang Soko Langit dengan latar belakang Pergunungan Lawu Selatan.

Tentu hal itu membuat semua orang yang berkunjung ke Soko Langit, paling utama pada hari libur. Saat sedang ramai, maka diambil foto menjadi aktifitas yang cukup tidak gampang untuk dilakukan. Tak cuma itu, kolam juga ramai seandainya kepingin berhasil berenang.

Kebalikannya bila berkunjung di waktu pagi pada hari kerja saat cukup sunyi, maka aktifitas diambil foto bisa dilakukan dengan leluasa. Terlebih lagi, berkunjung di sini saat sunyi seakan kolam renang rooftop ini menjadi milik individu.

3. Membawa Pakaian Ubah dan Kamera

Berkunjung ke kolam renang rooftop di Soko Langit akan sangat disayangkan bila tidak menjajal untuk berenang di sana. Berenang sembari menikmati panorama pegunungan Lawu Selatan betul-betul tiada duanya.

Panorama Pergunungan Lawu Selatan dari Gardu Pandang Soko Langit, Bulukerto, Wonogiri.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Panorama Pergunungan Lawu Selatan dari Gardu Pandang Soko Langit, Bulukerto, Wonogiri.

Makanya, jangan sampai lupa untuk membawa perlengkapan untuk berenang, terhitung pakaian tukar. Sarana untuk mandi dan tukar pakaian juga sudah lengkap ada di Soko Langit akibatnya tak wajib khawatir mengenai tempat berganti pakaian.

Tak cuma itu, keelokan yang tersaji di Soko Langit juga sayang kalau tidak sampai diabadikan. Terlebih saat wisatawan cukup sunyi, aktifitas diambil foto seakan menjadi hal wajib untuk memunculkan kesan private pool dengan panorama yang tiada duanya.

4. Tetap Menjaga Kebersihan

Walaupun Soko Langit ialah wisata buatan dengan sarana yang cukup lengkap, kebersihan harus tetap dipelihara oleh setiap wisatawan. Contohnya saat makan ataupun minum, hendaknya kemasan dibuang di tempat sampah yang disediakan.

Kebersihan kolam renang juga harus tetap dipelihara. Satu dari semua cara yang bisa dilakukan merupakan tidak buang air kecil saat berenang. Telah ada toilet yang bisa dipakai untuk buang air dengan kondisi yang cukup baik.

Tentu buang air kecil di kolam renang ialah perbuatan tidak terpuji. Tak cuma mengotori kolam, aksi itu juga merugikan keluarga.
Source link