4 Tips Berkunjung ke Pemandian Air Hangat Candi Umbul di Magelang

Posted on

Pemandian air hangat ialah obyek wisata yang cukup langka. Tidak semua wilayah memiliki sumber air hangat yang langsung berasal dari dalam bumi.

Maka dari itu, beruntunglah wilayah yang memiliki sumber air hangat alami seperti Kabupaten Magelang. Satu-satunya pemandian air hangat di Magelang ada di Candi Umbul. Pemandian air hangat ini semakin istimewa karena berada di lingkungan candi.

Apabila berencana untuk mandi air hangat di Candi Umbul, simak 4 tips dibawah ini:

1. Datang pagi hari

Walau ialah obyek wisata yang langka karena menyajikan pemandian air hangat di tengah lingkungan candi, saat ini wisatawan Candi Umbul belum sangat banyak. Kunjungan turis biasanya amat banyak pada sore hari saat akhir minggu ataupun hari libur.

Apabila kepingin berhasil menjadikan Candi Umbul seperti kolam pemandian individu, hal itu bisa dilakukan dengan berkunjung pada pagi hari. Jam buka pemandian air hangat ini perharinya merupakan waktu 06.00 sampai sekitar 17.30 WIB.

Tidak hanya merasa seperti kolam individu, suara kicauan burung akan lebih terdengar saat sunyi. Tentu mengasyikkan seandainya berendam air hangat dengan ditemani suara alam seperti kicauan burung.

2. Berkunjung pada hari kerja

Biasanya cuma dikit kunjungan turis ke Candi Umbul pada hari kerja. Maka dari itu, kunjungan ke obyek wisata pemandian air hangat alami ini paling cocok dilakukan pada hari kerja buat mereka yang menyayangi sunyi dan ketenangan.

Batuan candi di samping kolam pemandian Candi Umbul Magelang.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Batuan candi di samping kolam pemandian Candi Umbul Magelang.

Keputusan ini juga paling cocok buat mereka yang posisi dan jam kerjanya cukup terjangkau dari Candi Umbul. Tentu mandi air hangat alami sebelum berangkat bekerja akan semakin melipatgandakan semangat kerja.

Berkunjung saat sunyi juga membuat aktifitas difoto semakin leluasa tanpa khawatir adanya sahabat yang ikut terfoto. Dengan sudut pengambilan yang cocok, hasil foto seakan seperti kembali ke masa lalu pada era era kerajaan Mataram Kuno.

3. Menjaga kelestarian web sejarah

Walau ialah tempat pemandian air hangat alami, Candi Umbul tetap saja berstatus sebagai cagar budaya. 2 kolam pemandian di sini ialah aset sejarah masa lalu yang wajib dilindungi kelestariannya.

Maka dari itu, wisatawan yang bakal mandi di Candi Umbul harus sadar untuk menjaga web aset sejarah ini. Wisatawan hendaknya tidak mengaplikasikan aktifitas seperti melompat dari pinggir kolam yang dibuat dari batu andhesit khas candi karena bisa merusaknya.

Tidak hanya itu, aset sejarah berbentuk batuan candi beberapa juga diletakkan di sekitar candi. Wisatawan tidak boleh sampai merusaknya. Cukup tidak disinggung ataupun hanya dipotret saja sudah ialah aksi nyata untuk tetap melestarikan barang aset sejarah itu.

4. Menjaga kebersihan Candi Umbul

Satu hal yang harus dilakukan oleh wisatawan Candi Umbul merupakan menjaga kebersihan, baik di dalam ataupun luar kolam. Perlu diketahui bahwa air pemandian akan dialirkan ke sungai kecil yang mengairi areal persawahan.

Karena demikian, kebersihan kolam harus dilindungi oleh wisatawan. Sampah yang dibuang di kolam selain mencemari obyek wisata Candi Umbul, namun juga akan mengotori lingkungan masyarakat sekitar.

Buang air kecil juga harus dilakukan di toilet yang sudah disediakan. Tidak hanya mencemari air yang dipakai untuk mandi, kandungan air kencing juga bisa mengganggu batuan candi di tepi kolam.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *