4 Tips Berkunjung ke Candi Sambisari Yogyakarta

Posted on

Wisata Candi menjadi obyek wisata yang bisa didatangi saat menyambangi Yogyakarta. Biasanya turis berkunjung ke Candi Prambanan dan Borobudur di Jawa Tengah yang lokasinya tidak jauh dari Yogyakarta.

Namun, Yogyakarta juga memiliki aset sejarah berbentuk candi. Satu dari semua candi yang unik yaitu Sambisari. Candi ini tepatnya berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman.

Candi Sambisari terhitung unik, karena terletak di bawah permukaan tanah. Jikalau aka berkunjung ke candi ini, berikut 4 tips-nya:

1. Datang pagi hari

Pagi hari menjadi waktu yang cocok untuk berkunjung ke Candi Sambisari. Hal itu karena cuaca belum begitu panas. Jikalau datang siang hari, maka teriknya matahari akan sangat merasa. Sekitar candi juga jarang terdapat tempat berteduh.

Jam 07.00-09.00 menjadi waktu terbaik untuk datang ke candi ini. Tak cuma itu saat pagi hari, biasanya turis yang berkunjung belum begitu banyak. Hal itu membuat aktifitas diambil foto bisa dilakukan dengan leluasa.

Sore hari sedianya juga adalah waktu yang nyaman untuk berkunjung ke Candi Sambisari. Namun, biasanya seluruh orang yang juga datang. Kunjungan sangat banyak biasanya terjalin pada sore hari saat libur.

2. Berkunjung saat hari yang terang di waktu hujan

Rerumputan hijau yang mengelilingi Candi Sambisari menjadi atraksi yang menjadikan obyek wisata ini semakin menarik. Biasanya hadirin akan diambil foto dengan latar belakang candi dan rumput hijau yang mengelilinginya.

Candi Sambisari saat musim kemarau dengan rerumputan yang mengering.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Candi Sambisari saat waktu kemarau dengan rerumputan yang mengering.

Panorama alam seperti itu ternyata hanya ada di waktu penghujan. Saat waktu kemarau, rerumputan akan mengering dan rupanya berbeda menjadi kuning kecokelatan akibatnya tidak seindah saat masih hijau.

Tentu kunjungan saat waktu hujan lebih baik dilakukan saat cuaca terang. Saat langit berupa biru, maka gabungan corak akan sangat menarik. Cuaca biasanya masih terang di pagi hari saat waktu hujan.

3. Bergaya sewajarnya saat diambil foto di candi

Diambil foto saat ini menjadi aktifitas yang lumrah dilakukan para turis, terhitung di Candi Sambisari ini. Ada banyak spot photo di sini, seperti di atas rerumputan maupun di bangunan candinya.

Wisatawan berfoto di Candi Sambisari, Sleman, Yogyakarta.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Pelancong diambil foto di Candi Sambisari, Sleman, Yogyakarta.

Walaupun adalah tempat diambil foto kesukaan, tetap saja Candi Sambisari adalah aset sejarah masa lalu yang harus dilindungi. Maka dari itu, hendaknya bergaya sewajarnya saat diambil foto di candi agar tidak sampai memunculkan kehancuran.

4. Menjaga kebersihan dan tidak melaksanakan vandalisme

Kemolekan Candi Sambisari yang dikelilingi rumput berupa hijau juga harus ikut dilindungi oleh para hadirin. Satu dari semua hal yang bisa dilakukan yaitu membuang sampah pada tempatnya yang telah disediakan.

Tak cuma itu, vandalisme maupun pengerusakan seperti mencorat-coret candi maupun malahan mengukir nama di batuan candi jelas sangat dilarang. Tidakan tercela itu akan menghancurkan Candi Sambisari sebagai aset sejarah kejayaan peradaban masa lalu Bangsa Indonesia.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *