15 Tempat Wisata Kuliner di Solo yang Wajib Dicoba

Posted on

Setiap kota selalu memiliki keunikan masing-masing. Anda bisa memandang keunikannya dari sisi budayanya, tradisi masyarakatnya yang hingga sekarang masih dilestarikan, destinasi wisata alamnya, dan berbagai macam. Namun, terlepas dari seluruh karakteristik khas itu, ada satu hal yang tak pernah dilewatkan oleh pelancong saat berkunjung ke sebuah destinasi: wisata kuliner.

Ya, wisata kuliner memang adakala menjadi tolak ukur penilaian suatu destinasi wisata oleh para hadirin. Kuliner telah memperkenalkan daya tarik khusus bagi para pelancong, karena jelasnya, Anda tak hanya sekedar berkunjung ke tempat-tempat menarik. Ya, satu dari keseluruhan destinasi yang beken akan kulinernya yakni Solo. Ada banyak tempat wisata kuliner Solo yang wajib Anda kunjungi saat singgah di kota yang dijuluki The Spirit of Java ini, seperti:

1. Selat Solo Mbak Lies

Selat Solo Mbak Lies

Selat Solo Mbak Lies

Anda tahu sajian selat solo? Hidangan ini berbentuk potongan daging giling seperti lontong dengan ekstra sayur-mayur wortel, selada, kentang, buncis, dan kacang polong. Di atasnya, disiram kuah kental dengan kerasa manis asam yang begitu khas.

Di Solo, ada satu dari keseluruhan warung penjual selat solo paling legendaris, yakni milik Mbak Lies. Tempat kuliner Solo yang terletak di Jalan Purnawirawan, Gg. Yudistira II Nomor. 42, Cerengan, Solo ini malahan yakni satu-satunya yang terdapat di Solo, maupun tidak buka cabang di tempat lain. Anda pasti bisa membayangkan betapa ramai dan penuhnya tempat wisata kuliner Solo ini, lebih-lebih pada saat jam makan siang.

Tak hanya kerasa selat solonya yang amat nikmat, rumah makan Mbak Lies ini memiliki satu keunikan, yakni adanya hiasan berbentuk keramik, seperti umpamanya guci, lukisan, piring hiasan, hingga kursi dan meja. Walaupun lokasinya cukup tersembunyi, hiasan keramik ini akan mempermudah Anda mengidentifikasi dan menciptakan tempat wisata kuliner di Solo yang satu ini.

Seporsi kuliner Solo ini dibanderol dengan harga yang amat murah, yakni sekitar Rp10.000 – Rp15.000 saja. Jadi, jangan sampai terlampaui ya, karena tempat makan ini hanya buka hingga waktu 17.00 WIB perharinya.

2. Sate Kambing Buntel Mbok Galak

Sate Kambing Buntel Mbok Galak

Sate Kambing Buntel Mbok Galak

Kuliner Solo selanjutnya tampil khusus untuk penikmat daging kambing. Tak seperti sate kambing yang ada, warung sate kambing milik Mbok Galak ini amat khas dengan sajian sate kambing yang terbungkus lemak, maupun dalam Bahasa Jawa biasa disebut “buntel”. Siraman kuah kacang di atasnya juga semakin menambah kelezatan sate kambing ini.

Tak hanya sate, Anda juga bisa mencicipi aneka penganan daging kambing yang ada di tempat kuliner Solo ini, seperti umpamanya gulai dan tongseng. Kerasanya? Tak kalah nikmat kok dengan sate buntelnya. Harganya? Dipastikan, tidak akan bikin dompet Anda kempis mendadak, karena seporsi sate buntel di warung Mbok Galak dibanderol mulai Rp30.000 saja. Penasaran? Lekas arahkan darmawisata Anda ke Jalan. Ki Mangun Sarkoro Nomor. 122. Warung sate Mbok Galak buka dari jam 06.00 hingga 16.00 WIB perharinya.

3. Warung Pecel Bu Kis

Warung Pecel Bu Kis

Warung Pecel Bu Kis

Satu dari keseluruhan hidangan yang paling diminati oleh masyarakat Jawa Tengah yakni pecel. Kuliner berbentuk aneka sayur-mayur seperti kangkung, bayam, kol, tauge, kenikir, dan kacang panjang yang direbus lalu disiram dengan bumbu pecel yang pedas memang nikmat. Ditambah irisan lontong maupun nasi putih panas dan segelas teh tawar hangat, hmm, kerasanya tentu bakal semakin menggiurkan. Di Solo, Anda memang tak akan kesulitan mencari kuliner sejenis ini, karena penjual pecel kira-kira selalu ada di setiap sudut Kota Solo.

Namun, satu dari keseluruhan tempat yang wajib Anda sambangi yakni warung milik Bu Kis. Sajian utama di warung kuliner Solo ini memang tak jauh berbeda dengan warung pecel yang ada, tetapi jangan sampai Anda melupakan kelezatan sambal tumpangnya. Kerasa pedasnya begitu menggoyang lidah dan dipastikan akan membuat Anda ketagihan. Warung Pecel Bu Kis bisa Anda temukan di belakang majelis hukum Negeri Solo, tak jauh dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.

4. Soto Gading

Soto Gading

Soto Gading

Soto selalu menjadi kuliner yang cocok dimakan kapan saja, terlebih saat cuaca sedang dingin. Seperti pecel, sajian yang satu ini pula tak tidak mudah ditemui, karena kira-kira selalu ada di mana pula Anda berkunjung, tak terkecuali di Solo. Dari sekian banyak warung penjual kuliner Solo ini, Soto Gading yakni yang paling ramai didatangi.

Berlokasi di Jalan. Brigadir Jenderal Sudiarto Nomor. 75, Joyosuran, Pasar Kliwon maupun di sekitar alun-alun Keraton Solo yang adalah satu dari keseluruhan tempat wisata di Solo yang wajib dikunjungi, Soto Gading memiliki keunikan pada kuahnya yang bening tetapi begitu banyak bumbu. Aromanya begitu bisa menggugah selera. Ditambah lagi dengan beragam lauk-pauk lezat yang membuat para hadirin rela antre sejak pagi. Beberapa tokoh penting Tanah Air seperti Presiden Joko Widodo, Bunda Megawati Soekarno Gadis, dan Agum Gumelar pula pernah mencicipi enaknya soto ini.

5. Nasi Liwet Wongso Lemu

Nasi Liwet Wongso Lemu

Nasi Liwet Wongso Lemu

Tak akan lengkap kerasanya kunjungan Anda ke Kota Keraton ini tanpa pernah mencicipi kuliner Solo paling khas, yakni nasi liwet. Hidangan berbentuk nasi putih gurih dengan ekstra telur rebus, sayur labu, dan suwiran ayam ini yakni kuliner paling kesukaan masyarakat setempat. Warung Nasi Liwet Wongso Lemu yakni satu dari keseluruhan penjual nasi liwet terenak yang harus Anda coba di Kota Solo. Tidak hanya kerasanya yang begitu nyaman, warung ini ternyata telah dikelola secara turun-temurun sejak tahun 1950 silam.

Bu Wongso Lemu yakni si pemilik warung nasi liwet yang berlokasi di Jalan. Teuku Umar, Keprabon, Solo ini. Saat ini, warung yang buka setiap hari mulai waktu 16.00 hingga 01.00 dini hari ini dikelola oleh Mbak Ati yang adalah cucu dari Bu Wongso Lemu. Bermodal Rp10.000 hingga Rp17.000 saja, sepiring nasi liwet komplit siap menggoyang lidah Anda.

6. Serabi Notosuman

Serabi Notosuman

Serabi Notosuman

Kudapan yang satu ini yakni kuliner Solo yang paling dicari, terlebih oleh pelancong. Tak seperti serabi pada rata-rata, kelezatan Serabi Notosuman ini memang tak ada duanya. Paduan santan, susu, dan gulanya memberikan cita kerasa manis yang begitu khas, terlebih bila dimakan selagi hangat. Serabi Notosuman tampil dalam 2 varian kerasa, yakni original dan cokelat.

Cara pembuatan serabi ini pula masih amat tradisional, dengan mengenakan tungku-tungku yang dipanaskan dengan api dari arang. Satu jatah serabi notosuman berisi 10 gulung, harganya mulai dari Rp20.000 tergantung dari varian kerasa yang Anda seleksi. Gerai serabi ini bisa Anda jumpai di Jalan. Mohammad Yamin Nomor.28.

7. Es Dawet Telasih Bu Dermi

Es Dawet Telasih Bu Dermi

Es Dawet Telasih Bu Dermi

Masih soal kudapan, ada lagi nih kuliner Solo tidak hanya Serabi Notosuman yang harus Anda coba, yakni es dawet telasih yang dijajakan oleh Bunda Dermi. Tidak seperti dawet kebanyakan, dawet telasih ini disajikan di mangkuk. Tidak hanya dawet berdimensi kecil nyaris seperti beras, dicampurkan pula biji-biji telasih, ketan hitam, bubur sumsum, dan tape ketan, menciptakan kerasa fresh yang luar biasa.

Satu jatah es dawet telasih fresh milik Bu Dermi bisa Anda cicipi cukup dengan membayar Rp5.000 saja. Lokasinya tak tidak mudah ditemui, karena Bu Dermi selalu berjualan di kawasan Pasar Gede Solo. Tentunya, sesudah letih berbelanja, tidak lupa mampir dan cicipi kelezatan es dawet kesukaan masyarakat Solo ini ya.

8. Es Gempol Pleret Pak Suhar

Es Gempol Pleret Pak Suhar

Es Gempol Pleret Pak Suhar

Tak hanya es dawet, segarnya es khas Kota Solo juga bisa Anda rasakan dari semangkuk es gempol. Di Solo, kudapan satu ini memang tak lagi mudah dijumpai. Namun, Anda masih bisa merasakan kesegarannya dengan mampir ke sebelah Masjid Tegalsari, tepatnya di Jalan. Dokter. Wahidin, tempat Pak Suhar biasa menjajakan kuliner Solo ini.

Lezat dan segarnya es gempol pleret milik Pak Suhar ini tentu saja ada pada penganan gempol dan pleretnya. Kombinasi tepung beras dan gula jawa dengan siraman santan cairnya begitu menggoyang lidah. Ekstra gula cair dan es batu membuat nikmat kudapan ini kian sempurna.

9. Tahu Kupat Pak Brewok

Tahu Kupat Pak Brewok

Tahu Kupat Pak Brewok

Kuliner Solo yang satu ini berbentuk irisan ketupat, kol, tauge, tahu goreng, dan mie kuning dengan taburan bawang goreng dan daun bawang. Setelah itu, kuah kecap dan air bawang disiramkan di atasnya. Biasanya, ditambahkan irisan cabai rawit untuk menambah cita kerasa pedasnya. Paduan kerasa asam, manis, pedas dan gurih akan menjadi satu kerasa yang begitu khas dan menggugah selera.

Warung tahu kupat milik Pak Brewok yakni yang paling beken di Kota Solo. Berlokasi di Jalan. R.Meter. Said, sebuah tulisan Warung Tahu Kupat “SARI” Pak Brewok menjadi firasat yang memberitahu bahwa Anda telah sampai. Buka setiap hari mulai waktu 07.00 hingga 17.00 WIB, warung ini yakni satu dari keseluruhan destinasi kuliner yang paling ramai didatangi, baik oleh masyarakat setempat ataupun pelancong.

10. Warung Sate Kere Yu Rebi

Warung Sate Kere Yu Rebi

Warung Sate Kere Yu Rebi

Anda tentu bakal penasaran dengan tempat wisata kuliner Solo yang satu ini. Alasannya, dari namanya saja, “sate kere” bisa diartikan sebagai satai miskin. Ya, nama ini diambil dari objek sate yang dipakai di warung milik Yu Rebi ini, yang ternyata yakni jeroan sapi. Tentu saja, bila ketimbang dengan dagingnya, jeroan memiliki harga jual yang lebih murah di pasaran.

Warung Yu Rebi ini bisa Anda kunjungi di Galabo maupun belakang Stadion Sriwedari Solo. Satu porsinya hanya dibanderol dengan harga Rp10.000 saja. Tak hanya sate jeroan, Anda juga bisa mencicipi lezatnya tempe gembus di warung yang buka mulai waktu 10.00 hingga 21.00 WIB perharinya ini. Murah dan lezat, siapa sih yang tidak suka dengan 2 perihal tersebut?

11. Wedangan Pendopo

Wedangan Pendopo

Wedangan Pendopo

Butuh tempat berbincang yang jauh dari hiruk pikuk kota sekalian memiliki aneka sajian yang nikmat? Tak salah lagi, Wedangan Pendopo yakni destinasi kuliner Solo selanjutnya yang harus Anda tuju. Menawarkan atmosfer yang begitu tenang, ramah, dan bersahabat khas Jawa Tengah, tempat wisata kuliner ini sudah tentu bakal menjadi tujuan utama para wisatawan, lebih-lebih wisatawan mancanegara.

Ornamen dan pajangan antik akan menemani Anda sepanjang mengobrol sembari mencicipi aneka masakan dan minuman tradisional. Wedangan Pendopo beralamat di Jalan. Srigading I Nomor. 7, Turisari, Solo. Tempat ini selalu ramai didatangi setiap hari, terlebih pada malam hari, karena menikmati wedang memang amat cocok pada waktu malam. Para pengunjungnya pula beragam, mulai dari anak muda hingga para orang tua, semua berkumpul bagai sahabat di sini.

12. Gudeg Ceker Bu Kasno

Gudeg Ceker Bu Kasno

Gudeg Ceker Bu Kasno

Lapar tengah malam? Tak perlu bertanya-tanya, karena Anda bisa bertandang ke warung gedeg ceker milik Bu Kasno. Lokasinya ada di Jalan. Monginsidi, Solo, tepatnya di bagian barat gedung SMA Negeri 1 Solo. Walaupun adalah satu dari keseluruhan kuliner khas Jogja, warung gudeg yang telah ada sejak tahun 1970 silam ini tetap bisa menyihir lidah para hadirin karena kelezatannya, lho.

Warung Gudeg Ceker Bu Kasno buka setiap hari mulai waktu 01.00 hingga 04.00 dini hari. Cukup membayar dengan harga Rp22.000 saja, Anda sudah bisa mencicipi enaknya sepiring nasi gudeg lengkap dengan ceker, siraman kuah opor ayam, dan telur. Murah dan tentunya mengenyangkan!

13. Tengkleng Bu Edi

Tengkleng Bu Edi

Tengkleng Bu Edi

Berkunjung ke Pasar Klewer Solo? Jangan sampai Anda tidak mampir untuk mencicipi enaknya tengkleng buatan Bu Edi yang sudah amat beken di kuping masyarakat Solo ini. Bu Edi membuka warungnya mulai waktu 14.00 setiap hari, namun para hadirin telah mengantre malahan sejak waktu 13.00!

Pasti Anda sudah bisa membayangkan macam apa lezatnya kuliner Solo yang satu ini, karena dalam hitungan jam, dagangan Bu Edi ini akan habis terjual. Warung Tengkleng Bu Edi tak tidak mudah ditemui, karena berada di gapura Pasar Klewer Solo bagian utara. Kerasa gurih dan pedas Tengkleng Bu Edi memang juara! Penyajiannya tidak mengenakan piring, namun mengenakan pincuk maupun daun pisang yang dijepit oleh lidi. Walaupun demikian, kelezatannya tidak berkurang.

14. Cabuk Rambak Solo

Cabuk Rambak Solo

Cabuk Rambak Solo

Mencari kemilan yang unik dan tak biasa? Anda wajib berupaya cabuk rambak. Beberapa masyarakat setempat menjadikan kuliner Solo ini sebagai hidangan makan pagi, makan siang, maupun malahan makan malam. Walaupun demikian, porsinya yang tak begitu banyak membuat para pelancong selalu menyebut penganan satu ini sebagai kudapan.

Lalu, apa sih sedianya cabuk rambak itu? Sajian ini berbentuk irisan ketupat dan siraman sambal wijen dengan ekstra karak. Karak yakni kerupuk khas Solo yang dibuat dari nasi kukus yang telah dicampur dengan bumbu-bumbu. Hidangan ini disajikan di atas pincuk. Paduan kerasa gurih dan pedasnya begitu menyatu di lidah, sangat membuat ketagihan.

Jikalau Anda penasaran dan kepingin berhasil mencicipi kelezatan cabuk rambak ini, silakan mengarah ke Stadion Manahan Solo. Di sini, ada seorang ibu-ibu yang menjual cabuk rambak setiap paginya.

15. Tahok Solo Pak Citro

Tahok Solo Pak Citro

Tahok Solo Pak Citro

Kuliner Solo terakhir yang direkomendasikan untuk Anda yakni Tahok Solo. Sesungguhnya, kudapan ini berasal dari Negeri Gorden Bambu, China. Namanya pula bukan tahok, kebalikannya tao hoa. Kata tao maksudnya kacang kedelai, sedangkan kata hoa yakni lumat. Intinya, tao hoa berarti kacang kedelai yang dilumatkan maupun dihancurkan.

Tahok Solo sekilas mirip dengan kembang tahu, berbarengan berasal dari penganan kacang kedelai. Corak putihnya begitu khas dengan tekstur yang amat lembut saat memegang mulut. Ditambah dengan siraman kuah gula jawa yang telah diolah dengan rempah, semangkok tahok bisa membuat tubuh hangat, terlebih di saat cuaca sedang dingin.

Satu dari keseluruhan penjaja kuliner Solo ini yang paling beken yakni Pak Citro. Bersama gerobak tahoknya, Pak Citro selalu berjalan berkelana dan menyudahi untuk mangkal di satu dari keseluruhan emperan Pasar Gede. Tak seperti penjaja kudapan yang ada, Pak Citro selalu membawa gerobaknya dan mangkal setiap hari mulai waktu 6 pagi hingga 4 sore.

Harga semangkuk tahok Solo pula amat terjangkau, yakni hanya Rp4.000 saja. Perharinya, Pak Citro mempersiapkan sekitar 100 mangkuk tahok. Jatah yang terbilang cukup banyak, namun ternyata selalu habis terjual! Jadi, jangan sampai Anda ketinggalan untuk mencicipi enaknya tahok ya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *