11 Tempat Wisata Di Dieng Dataran Tinggi Rumah Para Pandawa

Posted on

Tempat Wisata Dieng adalah tempat terbaik untuk menikmati kemolekan alam dataran besar. Dataran besar dieng masuk dalam wilayah administratif 2 kabupaten, ialah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

Secara geologi, dataran besar Dieng yakni kawasan vulkanik aktif. Kawasan ini memiliki puncak dan kepundan kawah yang sangat menarik untuk didatangi. Tidak hanya wisata alam, beberapa tempat di Dieng juga sarat akan cerita sejarah dan budaya. Sebut saja cerita anak Bajang maupun anak berambut gimbal yang konon adalah kanak-kanak kesayangan roh-roh gaib penunggu dataran besar Dieng.
Bermacam cerita menarik berbau hal ghaib itu, semakin menambah ketertarikan orang akan melancong ke dieng. Untuk lebih mengenal wisata Dieng yang cukup beragam, pada peluang ini nativeindonesia.com akan membahas 10 diantara belasan tempat wisata menarik yang terdapat di dataran besar dieng.

tempat wisata di dieng
Tempat wisata di dieng. Image via: ndahsaja.com

Catatan Tempat Wisata di Dieng Yang Bisa Anda Kunjungi

1. Sumur Jalatunda

sumur jalatunda
Sumur Jalatunda . Image via: wisatadieng

Kalau dilihat, sumur jalatunda lebih seperti rawa maupun kolam besar alami dalam sekali dengan genangan air bercorak hijau pekat. Karena diameternya cukup luas, buat kita mudah memandang ke bagian bawah sumur. Tetapi, tidak dianjurkan untuk mendekati bibir sumur jalatunda.

Di letak ini tamu disuguhi dengan panorama alam alam yang menawan. Wilayahnya masih asri, penuh pepohonan hijau. Pemandangannya menyajikan alam khas pegunungan, hawa sejuk serta udara menyegarkan.

Kawasannya sekitar memperkenalkan keeksotisan alam yang terdiri dari barisan bukit-bukit hijau, ladang-ladang tanaman kentang subuh, serta beragam tipe tanaman liar. Panorama alamnya memang indah, mampu menjadi spot gambar menarik.

Data:

  • Nama: Sumur Jalatunda
  • Alamat: Sidomulyo, Pekasiran, Batur, Banjarnegara
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Rp 5.000,-

2. Kawah Candradimuka

Kawah Candradimuka
Kawah Candradimuka. Image via: lelungan

Kawah Candradimuka, satu di antara dari banyak kawah yang terdapat di Dieng. Nama Candradimuka memang sudah tidak asing ditelinga kita. Kawah yang konon adalah tempat Gatutkaca di Jedi hingga memperoleh kesaktian mandraguna otot kawah tulang besi itu menjadi nama yang diberikan pada kawah yang ada di Desa Pekasiran Batur Banjarnegara.

Secara alamiah Kawah Candradimuka tercipta akibat kegiatan vulkanik yang sangat kokoh. Kawah Candradimuka juga memiliki keunikan khusus ialah letupan dahsyat serta dibarengi suara gemuruh.

Kawah Candradimuka hingga sekarang masih dalam keadaan aktif. Posisi Kawah Candradimuka mengizinkan para pengunjung bisa memandang kegiatan kawah dari bermacam sisinya.

Data:

  • Nama: Kawah Candradimuka
  • Alamat: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Rp 5.000,-

3. Kawah Sileri

Kawah Sileri
Kawah Sileri. Image via: panduanwisatadieng

Adalah kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali seperti pada 1944, 1964, 1984, 2003, dan 2009. Kawah ini juga adalah kawah terluas di Dieng. Kawah seluas sekitar satu hektar ini dikelilingi Bukit Bima Sakti, Bukit Semancar, Bukit Gajah Mungkur, dan Bukit Penglimuran.

Nama “sileri” sendiri terkait dengan sebuah legenda yang terkemuka di golongan masyarakat Dieng. “Sileri” berasal dari “leri”, yang dalam bahasa Jawa berarti air sisa mencuci beras. Apabila dilihat air atas, kawah ini memang bercorak keruh seperti air sisa mencuci beras.

  • Nama: Kawah Sileri
  • Alamat: Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Free

4. Telaga Merdada

telaga merdada
Telaga Merdada. Image via: @tjiptotjupu

Pesona kemolekan objek wisata telaga merdada tak memiliki duanya.  Apalagi ditambah keramah tamahan warga setempat terhadap pengunjung. Luas telaga ini kurang lebih 25 ha. Meski paling luas, tetapi tidak memiliki sumber air sendiri.

Karena dikelilingi 2 bukit nan indah yaitu bukit pangonan dan bukit semurup. Bukit semurup, dahulunya bernama Summer Up karena tanahnya bercorak merah dan sering berlangsung kebakaran. Namun, akibat salah pengucapan oleh warga sekitar, akibatnya sekarang namanya bukit semurup.

Lainnya nama merdada itu berasal dari kata dada yang bermakna luas maupun lebar. Asal usul nama ini juga berkaitan dengan cerita misteri maupun mitos Dewi Anjani yang adalah tokoh pewayangan di Jawa.

  • Nama: Telaga Merdada
  • Alamat: Pauan, Karangtengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Jam buka: Setiap hari. Jam 07.00- 16.00
  • Harga tiket: Rp 5.000,-

5. Museum Kailasa

Museum Kailasa
Museum Kailasa. Image via: satyawinnie.com

Museum Kailasa terdiri dari 4 bangunan utama, ialah tempat untuk menaruh benda-benda cagar budaya, tempat untuk ruang info tentang Dieng dan pemutaran film tentang Dieng, bangunan toilet dan  mushola, dan bangunan untuk tempat pertunjukan dan pertemuan besar.

Terdapat juga gazebo – gazebo kecil di bagian atas yang mampu dipakai sebagai tempat istirahat dan melihat panorama alam desa Dieng dan komplek candi arjuna.

Museum ini dipelihara cukup ketat, mengingat didalam museum ini terdapat benda-benda yang tak ternilai harganya. Koleksi museum ini berbentuk aset sejarah hindu jawa kuno dari abad ke 7- 8 Masehi. Terlebih lagi ada ruang khusus untuk menaruh benda-benda aset sejarah yang tidak sembarang orang mampu mengunjunginya.

Satu di antara barang yang paling unik dan tidak ditemui dibagian Indonesia manapun yakni Arca Kudu, arca ini berbentuk kepala manusia dengan ornament mudah dan ditemui dibeberapa candi di India. Tidak hanya Arca kudu ada juga Pada saat makara yang menurut cerita beberapa penjaga museum memiliki komponen magisnya ialah kalau malam kerap berbeda menjadi kobaran api.

  • Nama: Museum Kailasa
  • Alamat: desa Dieng kulon, Kecamatan Batur Kab. Banjarnegara Jawa Tengah.
  • Jam buka: Setiap hari. Jam 07.30- 16.00
  • Harga tiket: Rp 5.000,-

6. Kawah Sikidang

Kawah sikidang
Kawah Sikidang. Image via: wisatadiengtour

Sebenernya dieng memiliki beberapa kawah namun kawah yang paling hits yakni kawah Si Kidang. Kawah ini dinamakan Si Kidang karena gejolak magma di kawah selalu berpindah pindah layaknya Kijang.

Di Kawah Si Kidang ada beberapa hal yang bisa kalian lakukan, ialah :

Merebus telur di air kawah. Kalau malas/ cemas merebus sendiri telur hasil rebusan kawah bisa dibeli pada kios di sekitar kawah.

Tidak hanya mencicipi telur rebus kerasa belerang tamu  juga bisa diambil foto dengan burung hantu. Untuk ini tamu dipakai tarif  Rp. 5000,-.

  • Nama: Kawah Sikidang
  • Alamat: Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa tengah
  • Jam buka: setiap hari jam 07.00- 17.00
  • Harga tiket: Rp 10.000,-

 7. Lingkungan Candi Arjuna

komplek-candi-arjuna
Lingkungan Candi Arjuna. Image via: panduanwisatadieng

Terletak di Desa Dieng Kulon, tidak hanya candi utama, ialah Candi Arjuna, terdapat 4 candi lain, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Candi Arjuna diperkirakan sebagai candi tertua yang dibentuk pada abad 8 oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno, lainnya Candi Sembadra adalah yang dibentuk paling akhir.

Ditaksir ini didasarkan pada selisih style bangunan candi. Candi Arjuna masih sangat kental dengan style candi-candi di India, lainnya Candi Sembadra telah memperlihatkan pengaruh budaya setempat. Candi Arjuna, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra dibentuk untuk menyembah Dewa Siwa, tengah Candi Srikandi dibentuk untuk menyembah trimurti Siwa, Brahma, dan Wisnu.

  • Nama: Candi Arjuna
  • Alamat: Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa tengah
  • Jam buka: setiap hari jam 07.00- 17.00
  • Harga tiket: Rp 10.000,-

8. Telaga Cebong

Telogo cebong
Telaga Cebong. Image via: yukpiknik.com

Lokasinya sangat strategis, di jalur utama pendakian bukit Sikunir, akibatnya kerap dijadikan sebagai tempat rehat bagi para pengunjung yang baru turun dari Sikunir. Di sepanjang tepian telaga juga biasa dijadikan sebagai tempat camping. Seandainya berkunjung pada saat weekend maupun high season, akan ada ratusan tenda yang hunting sunrise di Sikunir.

Untuk berkemah di tepi Telaga Cebong, tak wajib bersusah payah membawa tenda dari rumah, karena warga setempat banyak yang mengadakan jasa sewa tenda, sekalian mengadakan kayu bakar untuk aktivitas api unggun. Jadi, seluruh sesuatunya sudah tersuguh, pengunjung tinggal menikmati atmosfer malam yang sangat mengesankan di kawasan wisata Dieng Wonosobo.

Di pagi hari, air telaga kelihatan memantulkan sinar sinar matahari sangat eksotis, seakan kelihatan berkilau seperti minyak, akibatnya tak jarang momentum tersebut menjadi buruan para pecinta fotografi.

  • Nama: Telaga Cebong
  • Alamat: Sembungan, Kejajar, Wonosobo, Jawa tengah
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Rp 10.000,-

9. Bukit Sikunir Golden Sunrise

sikunir
Bukit Sikunir Golden Sunrise. Image via: goodnewsfromindonesia.id

Bukit sikunir terkemuka dengan golden sunrisenya. Gunung sikunir memiliki ketinggian 2463 mdpl. Bukit sikunir sekarang ini menjadi salah destinasi favorite yang terdapat di dataran besar Dieng. Mulai dari pengunjung lokal hingga mancanegara tiap hari mendatangi gunung ini.

Daya tarik yang membuat pengunjung ramai mendatangi tempat ini yakni mampu menikmati golden sunrise yang sangat indah. Tidak hanya itu, pengunjung juga mampu menikmati indahnya telaga cebong dari puncak gunung sikunir.

  • Nama: Sikunir Golden Sunrise
  • Alamat: Sembungan, Kejajar, Wonosobo, Jawa tengah
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Rp 5.000,-

10. Telaga Corak Dieng

Telaga warna dieng
Telaga Corak Dieng. Image via: mangkatdolan

Tujuan wisata di Dieng lain yang tak kalah indah di Kawasan Dieng yakni Telaga corak. Telaga Corak di dataran besar Dieng ini terletak pada ketinggian 2000 mdpl, dimana panorama alam di tempat ini sangat indah.

Telaga Corak Dieng memiliki keunikan khusus dibandingkan dengan telaga maupun waduk yang lain di Indonesia. Keunikan telaga Corak Dieng ini yakni terletak pada corak air yang kerap berbeda tukar, kadangkala bercorak merah, hijau, biru, putih, dan lembayung. Fenomena alam yang unik di Telaga Corak Dieng ini kaena di telaga ini mengandung sulfur yang cukup besar. Sulfur ini apabila terkena sinar matahari tentu bakal memunculkan corak yang lain.

  • Nama: Telaga Corak Dieng
  • Alamat: Kalilembu, Dieng, Kejajar, Wonosobo, Jawa tengah
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Rp 7.000,-

11. Gardu Panorama alam

Gardu-Pandang-Tieng
Gardu Panorama alam. Image via: initraveling

Kawasan wisata Gardu Pandang Tieng menjadi rest zona favorite para pengunjung. Di letak ini tamu bisa istirahat sembari memandang panorama alam yang mempesona.

Berlokasi pada ketinggian 1789 Mdpl membuat gardu panorama alam menjadi tempat yang cocok untuk menikmati terbitnya matahari. Tiap pagi, selalu ada pengunjung yang menghabiskan waktu di gardu ini, untuk menikmati kemolekan di sekitar daratan besar Dieng ini.

Disaat berada di atas gardu, tentu bakal disuguhi kemolekan yang bisa memanjakan mata. Di sebelah timur, tampak perbukitan perbukitan yang masih asri dan tertutup kabut tipis akibatnya kelihatan biru kehijau hijauan. Di sebelah selatan tampak dengan jelas Gunung Sindoro yang menjulang besar.

  • Nama: Gardu Panorama alam Tieng
  • Alamat: Siderejo, Tieng, Kejajar, Wonosobo, Jawa tengah
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket: Senin-jumat Rp 7.500,-. Sabtu-minggu Rp 8.500,-

Tips Sebelum Berkunjung ke Dieng:

Sebelum berkunjung ke dataran besar dieng, ada beberapa persiapan yang hendaknya kita perhatikan demi mengoptimalkan kesenangan semasih berkunjung.

  • Waktu terbaik mendatangi Dieng waktu kemarau.

Pada waktu kemarau mungkin saja melihat panorama alam matahari terbit spektakuler dari Bukit Sikunir lebih besar.

  • Jangan sampai lupa pakaian tebal.

Jaket tebal, sarung tangan, dan penutup kepala, tidak hanya pelembab untuk muka dan kulit, serta lip balm. Udara dingin mampu mengakibatkan kulit dan bibir kering, serta terlebih lagi mengelupas.

Tak semua homestay mengadakan handuk ataupun perlengkapan mandi maupun tissue di toilet, akibatnya dianjurkan untuk membawa sendiri.

Mesin ATM di Dieng masih terbatas (ATM terdekat dan terlengkap di Wonosobo) dan semua transaksi harus dikerjakan dengan cara tunai.

Demikian nativeindonesia.com bisa memberikan beberapa info mengenai tempat-tempat menarik di dataran besar dieng. Dalam menjadwalkan kunjungan ke Dieng, hendaknya seleksi beberapa letak bersebelahan untuk didatangi dalam sekali jalan. Jadi keluar duitnya sekali, senangnya berkali kali.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *