10 Tempat Wisata di Pandeglang yang Wajib Dikunjungi

Posted on

Pandeglang ialah wilayah administrasi Provinsi Banten. Bentang alamnya berbentuk pegunungan, pedesaan, perkotaan, dan pesisir. Beberapa desa di wilayah ini berbentuk pulau kecil yang mengapung di lautan. Konon, pulau tersebut memiliki panorama indah yang tiada duanya. Tak mengherankan, Pandeglang pula sering menjadi destinasi wisata favorite.

Tempat wisata di Pandeglang cukup beragam; mulai dari indah, pegunungan sejuk, pulau, hingga kebun hewan. Akses mengarah ke sana juga terkategori mudah. Anda bisa memakai kendaraan individu ataupun bis antar kota. Jadi, tempat wisata di Pandeglang mana sajakah yang wajib didatangi? Ini rekomendasinya!

1. Pulau Peucang

Pulau Peucang

Pulau Peucang

Pulau Peucang terletak di Selat Panaitan, tepatnya di Kecamatan Sumur. Luas pulau ini yaitu sekitar 450 hektare. Untuk mengarah ke tempat wisata di Pandeglang ini, wisatawan bisa memakai kendaraan individu ataupun bis. Lama darmawisata kurang lebih 5 jam hingga ke Dermaga Sumur (Tanjung Lesung Resort). Dari sini, Anda harus naik perahu sepanjang 2-3 jam dengan tarif Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta rupiah per rombongan.

Tiba di Pulau Peucang, wisatawan akan disuguhi lanskap yang mengagumkan. Pasir putih, laut biru jernih, serta perbukitan hijau yang ialah kerja sama panorama paling menakjubkan di tempat wisata di Pandeglang yang satu ini. Anda bisa menerapkan beberapa aktifitas di kawasan ini, antara lain snorkeling, trekking, dan melihat gerombolan rusa.

Tak cuma rusa, di Pulau Peucang juga terdapat monyet ekor panjang. Hewan endemik tersebut tinggal dan berkegiatan di pepohonan. Namun, sering bersembunyi saat dihampiri manusia. Hewan yang tidak kalah menarik yaitu merak. Kalau beruntung, Anda bisa menatap merak hijau; satu di antara spesies burung yang terkategori langka.

2. Carita

Pantai Carita

Carita

Apakah Anda mau berhasil melihat keelokan Gunung Krakatau? Carita yaitu satu di antara tempat terbaik untuk menikmati panorama tersebut. Terletak di pesisir barat, tempat wisata di Pandeglang ini berhadapan langsung dengan Selat Sunda. Begitu sebabnya, tepi dari Carita terkategori landai dengan deru ombak yang tidak sangat besar.

Ekspedisi ke Carita bisa ditempuh dengan memakai bis, mikrobus, ataupun kendaraan individu. Jarak tempat wisata tersebut dari pusat Kabupaten Pandeglang yaitu sekitar 67 kilo meter. Kalau Anda berangkat dari Jakarta, bisa lewat Tol Jakarta-Merak. Rute lain, yakni melalui Pandeglang dan Labuan. Namun, harus hati-hati karena kondisi jalannya rusak dan berlubang.

Tiba di gerbang , setiap perlengkapan transportasi akan dikenai biaya tiket masuk. Untuk bis, tarifnya kurang lebih Rp400.000-700.000. Selang, untuk kendaraan individu beroda 4, wajib membayar Rp150.000 per unit.

Banyak aktifitas yang bisa dilakukan wisatawan di Pantai Carita, antara lain bermain jet ski, banana boat, dan selancar. Kalau mau berhasil menikmati panorama alam halaman bawah laut Carita, tersuguh sarana snorkeling. Tak cuma itu, Anda juga bisa melihat keelokan panorama matahari tenggelam di ufuk barat.

3. Halaman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon

Halaman Nasional Ujung Kulon

Gelar sebagai Alamiah World Heritage Site memang layak disandang Halaman Nasional Ujung Kulon. Lantaran, kawasan wisata ini menyuguhkan 3 ekosistem, yakni daratan, laut, dan . Wilayah daratan terdiri dari Gunung Honje, Semenanjung Kulon, serta 2 pulau kecil.

Selang itu, zona laut meliputi terumbu karang dan padang lamun. Kawasan yang tidak kalah menarik yaitu pantainya. Di zona ini, Tamu bisa menikmati atmosfer hutan dan mangrove. Eksosistem pesisir tersebut ditumbuhi beberapa tipe vegetasi, antara lain pes-caprae, katang-katang, jukut kiara, tarum laut, serta pandan bidur.

Panorama Halaman Nasional Ujung Kulon akan semakin menarik kalau masuk ke zona belantaranya. Tamu bisa menatap keunikan badak bercula satu, owa jawa, dan anjing hutan. Tak hanya itu, binatang endemik tipe burung, amfibi, serta insekta pula mendiami kawasan Ujung Kulon.

Biar bisa masuk ke Halaman Nasional Ujung Kulon, Anda harus membeli tiket masuk senilai Rp5.000-7.500 per orang. Biaya tersebut belum tercantum untuk aktifitas di sekitar zona, seperti berkemah, menjelajahi hutan, ataupun memancing. Karena itu, persiapkan tenaga dan bujet sesuai kebutuhan agar bisa menyusuri seluruh zona yang ditawarkan tempat wisata di Pandeglang ini.

4. Curug Gadis Tahura

Curug Putri Tahura

Curug Gadis Tahura

Little Green Canyon; demikianlah julukan untuk Curug Gadis Tahura (Halaman Hutan Raya). Kontur alam di kawasan tersebut sangat mirip dengan objek wisata Green Canyon di Ciamis; berbentuk aliran sungai diapit tebing batu raksasa. Airnya hijau bercampur putih sampai-sampai tercipta gradasi corak yang indah. Sepanjang tebing terdapat aneka flora dan rerumputan.

Curug Gadis Tahura terletak di Carita, Pandeglang. Akses ke Carita cukup mudah; bisa dengan bis ataupun kendaraan individu. Lama darmawisata dari bunda kota Pandeglang ke Carita yaitu sekitar 4 jam. Tiba di kawasan Tahura, perlengkapan transportasi hanya boleh masuk sampai ke batas trekking. Sesudah itu, wisatawan harus berjalan kaki melintasi jalur penjelajahan.

Sepanjang jalan, wisatawan akan disuguhi panorama alam hutan, pepohonan, dan beberapa binatang liar. Kurang lebih satu jam sesudah berjalan kaki, Anda harus menelusuri jalur sungai dengan kedalaman 2 meter. Bagi yang tidak bisa berenang, diperbolehkan mengenakan pelampung. 5 menit setelah itu, panorama Curug Gadis mulai tampak. Kerasa capek itu pula tergantikan seluruhnya oleh tempat wisata di Pandeglang ini.

5. Pulau Umang

Pulau Umang

Pulau Umang

Anda butuh tempat romantis untuk berbulan madu? Pulau Umang boleh jadi pilihan posisi terbaik. Terletak di pesisir barat Pulau Jawa, kawasan tersebut menawarkan atmosfer damai, sejuk, serta panorama laut yang mempesona. Tamu pula akan dimanjakan dengan layanan dan sarana eksklusif di pulau kecil nan eksotis ini.

Pulau Umang bisa dicapai dengan berkendara sepanjang kurang lebih 3-4 jam dari bunda kota Pandeglang ke Sumur. Akses jalan mengarah tempat wisata di Pandeglang ini cukup nyaman dan sudah beraspal. Sesudah tiba di tersebut, wisatawan harus melanjutkan menyeberangi lautan. Perlengkapan transportasi yang dipakai yaitu speed boat.

Lama darmawisata ke Pulau Umang hanya sekitar 5-8 menit. Saat speed boat menepi, wisatawan harus turun dan merambah gerbang yang berbentuk umang-umang. Dari sini, Anda bisa menatap dengan jelas, beberapa cottage, rumah makan, hingga zona olah-raga air.

6. Kampung Wisata CAS Waterpark

Kampung Wisata CAS Waterpark

Kampung Wisata CAS Waterpark

Terletak di jantung kota, Kampung Wisata CAS Waterpark sering dijadikan destinasi favorit saat liburan. Lantaran, di tempat wisata di Pandeglang tersebut wisatawan bisa menikmati aneka wahana dengan tarif terjangkau. Juga karena posisi CAS Waterpark bisa dicapai dalam waktu 10 menit dari alun-alun.

CAS Waterpark memperkenalkan 12 wahana, antara lain Kolam Bola, Gurita, Karang Kitri, GUPI, Perahu Petualang, Pinisi, Sepeda Layang, Mini Train, dan Motor Bakery Anak. Ada pula zona Rumah Hantu Benteng Perjuangan, Alap-Alap Baduy Roller Coaster, Film 4 Dimensi, dan Komidi Putar. Tak cuma itu, tersuguh sarana halaman flora dan fauna, gazebo, serta kamar tukar.

Penasaran dengan keunikan wahana di CAS Waterpark? Anda bisa datang setiap hari mulai jam 07.00-17.00 WIB. Kalau berkunjung pada hari Senin-Jumat, tarif tiket masuknya hanya Rp20.000 per orang. Selang itu, saat akhir minggu, biayanya meningkat menjadi Rp30.000. Namun, wisatawan masih harus membayar Rp5.000-20.000 untuk menjajal satu wahana.

7. Tanjung Lesung

Pantai Tanjung Lesung

Tanjung Lesung

Tanjung Lesung ialah sebuah berpasir putih dan berombak kecil. Luas kawasan dengan bentuk melengkung mirip lumpang penumbuk padi ini yaitu sekitar 150 hektare. Beberapa bagian dari tempat wisata di Pandeglang ini ditumbuhi pepohonan hijau sampai-sampai menciptakan perpaduan pantai yang indah. Di samping itu, tersuguh jembatan kayu yang memanjang ke tengah laut sebagai tempat menikmati panorama alam.

Tanjung Lesung memiliki kontur landai dengan garis mencapai 15 kilo meter. Kondisi tersebut sangat menguntungkan karena wisatawan bisa menerapkan bermacam ragam aktifitas. Mulai dari duduk di tepi , voli , memancing, bermain banana boat, hingga menjajal jet ski. Tak cuma itu, Anda pula diperbolehkan menyelam ke dasar laut untuk menatap keindahannya.

Tertarik untuk berkunjung ke Tanjung Lesung? Anda bisa memulai darmawisata dari Kota Terjang, Banten. Kalau tak memiliki hambatan, lama darmawisata hanya bisa menghabiskan waktu sekitar 2 jam dengan kendaraan individu. Juga bisa menaiki bis yang bertujuan ke Halte Labuan. Dari sini, wisatawan harus menyewa ojek ataupun taksi untuk mengantar ke posisi .

8. Curug Gendang

Curug Gendang

Curug Gendang

Walaupun tercantum jarang didatangi manusia, Curug Gendang memiliki panorama indah. Air terjun ini terletak di Desa Sukarame dengan ketinggian tempat mencapai 170 meter di atas permukaan laut. Kawasan tersebut dikelilingi tebing bebatuan yang mahal dan pada bagian tengahnya terdapat cekungan berisi air.

Mulia curug ini yaitu sekitar 7 meter dengan kedalaman 13 meter. Uniknya, suara debit airnya menyamai perlengkapan musik tradisional Jawa; gendang ataupun tambur. Tamu bisa menerapkan beberapa aktifitas di bawah air terjun, seperti contohnya berenang, mandi, serta melompat dari tebing ke kolam.

Untuk mencapai tempat wisata di Pandeglang ini, Anda bisa memakai kendaraan individu. Perlengkapan transportasi ini boleh dibawa hingga jarak 3 kilo meter dari posisi air terjun. Sesudah itu, semua wisatawan harus melanjutkan darmawisata dengan berjalan kaki. Medan yang dilintasi berbentuk hutan, jalan menanjak, serta tebing curam. Soal keamanan, tak perlu khawatir karena di kawasan tersebut sudah disediakan jalur khusus pejalan kaki.

9. Pulau 2

Pulau Dua

Pulau 2

Pulau 2 membentang seluas 30 hektare dengan panorama laut lepas. Kawasan ini ialah cagar alam yang melindungi beragam tipe burung. Ratusan spesies dari bermacam negeri pula sering menyambangi pulau tersebut. Pesona panorama di tempat wisata ini akan semakin tampak saat burung-burung terbang leluasa di atas lautan biru.

Tak cuma ditempati aneka burung, Pulau 2 juga memiliki vegetasi hutan bakau. Beberapa tipe pohonnya, antara lain ketapang, dada, cangkring, dan kepuh. Ada pula tumbuhan hutan tropis yang membentuk ekosistem di pulau ini.

Untuk mencapai posisi Pulau 2, Anda harus menempuh darmawisata ke Desa Sawah Luhur. Jarak desa ini dengan Kabupaten Pandeglang yaitu sekitar 129 kilo meter. Waktu tempuhnya kurang lebih 4 jam kalau arus lalu lintas bisa dengan mudah.

10. Rawa Dano

Rawa Dano

Rawa Dano

Berdiskusi tentang tempat wisata di Pandeglang memang tak memiliki habisnya. Wilayah ini menaruh beragam destinasi mempesona yang belum banyak dijamah manusia. Salah satunya yaitu Rawa Dano. Objek piknik alam tersebut memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi. Sebagain besar areanya berbentuk danau dan hutan belantara.

Tak cuma ditumbuhi aneka flora, pula terdapat bermacam tipe fauna. Kera ialah spesies yang paling selalu tampak berkeliaran di kawasan tersebut. Mereka selalu kali tampak melompat dari tanaman ke tanaman. Saat ada manusia datang, gerombolan kera ini sering mengintip. Panorama alam tersebut bisa Anda lihat dengan jelas saat menyusuri danau dengan menaiki perahu kayu.

Tak cuma kelompok primata yang mendiami Rawa Dano. Lebih dari 250 burung pula menghuni wilayah ini. Mereka membentuk populasi dan hinggap di pepohonan. Namun, berhati-hatilah saat menelusuri zona binatang unggas tersebut. Mungkin, Anda pula berjumpa dengan gerombolan buaya ataupun ular yang seketika melintas di jalanan.

Untuk menikmati panorama alam eksotis di Rawa Dano, Anda tak perlu membeli tiket masuk. Namun, harus menghasilkan dana sekitar Rp250.000 sebagai biaya sewa perahu sekalian pemandunya. Tertarik?



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *